Dulu Main di Stadion Manahan Solo, Kini Cubarsi Pemain Muda Terbaik dan Juara Dunia Bersama Spanyol

Nama Pau Cubarsi menjadi salah satu sorotan utama setelah membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Bek muda Barcelona itu tampil luar biasa sepanjang turnamen hingga mengantar La Furia Roja meraih gelar juara dunia untuk kedua kalinya. (Foto: Tangkapan layar Instagram)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, JAKARTA -- Nama Pau Cubarsi menjadi salah satu sorotan utama setelah membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Bek muda Barcelona itu tampil luar biasa sepanjang turnamen hingga mengantar La Furia Roja meraih gelar juara dunia untuk kedua kalinya.

Di balik kesuksesannya, Cubarsi ternyata memiliki kenangan manis dengan Indonesia. Tiga tahun lalu, pemain berusia 19 tahun tersebut sempat merumput di Tanah Air saat memperkuat Timnas Spanyol U-17 pada ajang Piala Dunia U-17 2023.

Kini, perjalanan kariernya berkembang pesat. Dari pemain muda yang tampil di Stadion Manahan, Solo, Cubarsi menjelma menjadi tembok kokoh pertahanan Spanyol di panggung sepak bola paling bergengsi di dunia.

Pada Piala Dunia 2026, pelatih Luis de la Fuente mempercayakan posisi bek tengah kepada Cubarsi untuk berduet dengan Aymeric Laporte. Keduanya tampil solid dan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Spanyol mencatat rekor pertahanan terbaik sepanjang turnamen.

Penampilan impresif Cubarsi kembali terlihat saat final menghadapi Argentina di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Bek muda Barcelona itu bermain penuh sejak menit pertama dan tampil tenang mengawal lini belakang hingga waktu normal berakhir tanpa gol. Spanyol akhirnya memastikan kemenangan 1-0 lewat gol Ferran Torres pada babak tambahan waktu.

Berdasarkan statistik pertandingan, Cubarsi menjadi pemain dengan sentuhan bola terbanyak, yakni 139 kali. Ia juga mencatat enam sapuan penting serta membukukan 121 operan akurat yang membantu Spanyol mengontrol jalannya pertandingan.

Performa konsisten tersebut mengukuhkan statusnya sebagai salah satu bek muda terbaik dunia sekaligus membuatnya dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026.

Kesuksesan itu juga mengingatkan publik Indonesia pada kiprahnya di Piala Dunia U-17 2023. Saat itu, Cubarsi menjadi bagian dari skuad Spanyol yang memainkan sejumlah pertandingan di Stadion Manahan, Solo, mulai fase grup hingga babak 16 besar.

Perjalanan Spanyol U-17 kemudian terhenti di babak perempat final setelah kalah tipis 0-1 dari Jerman di Jakarta International Stadium (JIS).

Pada turnamen tersebut, perhatian publik lebih banyak tertuju kepada penyerang Marc Guiu. Namun, seiring berjalannya waktu, Cubarsi justru berkembang menjadi pemain yang paling bersinar.

Dalam kurun waktu hanya tiga tahun, bek jebolan akademi La Masia itu berhasil menorehkan lompatan besar dalam kariernya. Dari tampil di stadion-stadion Indonesia, kini Pau Cubarsi berdiri di puncak dunia sebagai juara Piala Dunia bersama Timnas Spanyol.

(Berbagai Sumber)