FIFA Gelontorkan Rp6,2 Triliun untuk Bayar Kompensasi pada Klub-Klub yang Pemainnya Tampil di Piala Dunia 2026

FIFA kembali menunjukkan komitmennya kepada klub-klub sepak bola yang melepas pemain untuk membela tim nasional di Piala Dunia 2026. Melalui FIFA Club Benefits Programme, federasi sepak bola dunia itu mengucurkan dana kompensasi hingga 305 juta euro atau sekitar Rp6,2 triliun. (Foto: FIFA)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, JAKARTA -- FIFA kembali menunjukkan komitmennya kepada klub-klub sepak bola yang melepas pemain untuk membela tim nasional di Piala Dunia 2026. Melalui FIFA Club Benefits Programme, federasi sepak bola dunia itu mengucurkan dana kompensasi hingga 305 juta euro atau sekitar Rp6,2 triliun.

Dana tersebut akan dibagikan kepada klub-klub yang pemainnya tampil sepanjang turnamen Piala Dunia 2026 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung kompetisi sepak bola terbesar di dunia.

Berdasarkan laporan ESPN, Kamis (23/7/2026) setiap klub akan menerima kompensasi sebesar 4.300 euro atau sekitar Rp88 juta per pemain setiap hari selama pemain tersebut menjalankan tugas bersama tim nasional.

Besaran kompensasi nantinya akan dihitung secara proporsional sesuai jumlah pemain dan lamanya mereka mengikuti agenda Piala Dunia sehingga nilai yang diterima setiap klub dapat berbeda-beda.

Program FIFA Club Benefits Programme memang dirancang untuk memberikan penghargaan kepada klub yang berkontribusi mengirimkan pemain ke turnamen internasional. Selain kompensasi harian, FIFA juga memiliki mekanisme perlindungan lain apabila pemain mengalami cedera saat membela negaranya dalam ajang resmi.

Skema tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk kerja sama antara FIFA, federasi nasional, dan klub agar kepentingan semua pihak tetap terjaga ketika pemain menjalani tugas internasional.

Di sisi lain, besarnya dana kompensasi itu masih jauh di bawah potensi pendapatan yang diperoleh FIFA dari penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Laporan yang sama menyebutkan keuntungan FIFA dari turnamen tersebut diperkirakan mencapai 15 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp269 triliun. Nilai fantastis tersebut berasal dari berbagai sumber pendapatan, mulai dari hak siar televisi, sponsor global, penjualan tiket, hingga lisensi komersial.

Dengan pemasukan yang terus meningkat dari penyelenggaraan Piala Dunia, FIFA pun memiliki ruang lebih besar untuk memperluas program kompensasi kepada klub-klub yang menjadi bagian penting dalam pengembangan sepak bola dunia.

(Sumber: FIFA/ESPN)