Hentikan Dominasi Sabalenka, Petenis Jepang Naomi Osaka Ukir Sejarah Lolos ke Perempat Final Wimbledon

Petenis Jepang Naomi Osaka bereaksi dalam pertandingan perempat final Wimbledon melawan Aryna Sabalenka di All England Club, London, Inggris, Senin (6/7/2026) pagi WIB. (Foto: Wimbledon)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID – Naomi Osaka akhirnya menorehkan pencapaian yang selama ini belum pernah diraihnya di lapangan rumput Wimbledon. Petenis asal Jepang itu memastikan tiket ke perempat final Wimbledon 2026 untuk pertama kalinya sepanjang karier setelah menumbangkan petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka.

Dalam pertandingan babak keempat yang berlangsung di All England Club, London, Inggris, Senin (6/7/2026) WIB, Osaka tampil luar biasa untuk menang dua set langsung 6-2, 7-6(2). Kemenangan itu menjadi salah satu hasil paling mengejutkan di Wimbledon tahun ini sekaligus mengakhiri dominasi Sabalenka atas dirinya sepanjang musim.

Osaka membutuhkan waktu 1 jam 28 menit untuk memastikan kemenangan. Hasil tersebut juga menjadi balas dendam yang manis setelah sebelumnya tiga kali beruntun kalah dari Sabalenka sepanjang 2026.

Tak hanya itu, kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Osaka atas petenis asal Belarusia itu sejak pertemuan mereka di US Open 2018.

"Sudah lama sekali saya tidak merasa begitu menikmati pertandingan. Bisa melakukannya di sini benar-benar sangat berarti bagi saya," ujar Osaka seperti dikutip dari WTA. "Saya datang ke pertandingan ini setelah kalah tiga kali berturut-turut darinya. Saya ingin membalikkan keadaan dan saya senang akhirnya memiliki kesempatan untuk melakukannya."

Osaka, mantan petenis nomor satu dunia tersebut, memulai pertandingan dengan sempat kehilangan gim pertama. Namun setelah itu, ia tampil begitu dominan dan langsung merebut lima gim berturut-turut untuk mengamankan set pembuka hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

Memasuki set kedua, Sabalenka mulai menunjukkan kualitasnya sebagai petenis nomor satu dunia. Kedua pemain saling mempertahankan servis hingga kedudukan imbang 6-6 yang memaksa pertandingan ditentukan melalui tie-break.

Pada momen penentuan itulah Osaka kembali memperlihatkan mental juara. Delapan ace yang dicatatkannya sepanjang pertandingan menjadi senjata ampuh untuk mengendalikan permainan sebelum akhirnya menutup laga lewat match point kedua.

Kemenangan tersebut bukan sekadar mengantar Osaka ke babak delapan besar. Ia juga mencatat sejarah sebagai petenis putri Jepang ketiga yang mampu mencapai perempat final nomor tunggal Wimbledon pada era Open setelah Kimiko Date dan Ai Sugiyama.

Prestasi ini sekaligus menjadi tonggak baru dalam perjalanan karier Osaka. Selama ini dia dikenal sebagai spesialis lapangan keras dengan empat gelar Grand Slam, Wimbledon justru menjadi turnamen yang paling sulit ditaklukkannya.

Kini, perempat final Wimbledon 2026 menjadi pencapaian terbaiknya di turnamen tersebut sekaligus menjadi perempat final Grand Slam keenam sepanjang karier dan yang pertama di luar lapangan keras.

Performa Osaka di lapangan rumput musim ini memang menunjukkan perkembangan signifikan. Kemenangan atas Sabalenka membuat petenis berusia 28 tahun itu telah membukukan delapan kemenangan dari sembilan pertandingan di lapangan rumput sepanjang musim 2026. Jumlah tersebut menjadi rekor kemenangan terbanyak yang pernah ia raih dalam satu musim di permukaan tersebut.

Di babak perempat final, Osaka akan kembali bertemu Karolina Muchova. Pertandingan itu menjadi ulangan final turnamen Bad Homburg pekan lalu yang gagal diselesaikan Osaka karena harus mengundurkan diri akibat cedera.

Sementara itu, Sabalenka mengakui lawannya memang tampil jauh lebih baik sepanjang pertandingan.

"Saya merasa level permainan saya sangat rendah hari ini, sementara dia bermain dalam performa terbaiknya. Saya sudah melakukan semua yang saya bisa dengan kondisi yang saya miliki hari ini, dan dia pantas meraih kemenangan," kata Sabalenka.

Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri catatan impresif Sabalenka yang sebelumnya selalu mencapai perempat final dalam 14 turnamen Grand Slam secara beruntun sejak US Open 2022. Ini juga menjadi kekalahan dua set langsung pertamanya di Grand Slam sejak US Open 2020.

Meski langkahnya terhenti di Wimbledon, Sabalenka dipastikan tetap mempertahankan status sebagai petenis nomor satu dunia setelah Elena Rybakina lebih dulu tersingkir pada babak ketiga.

(Sumber: WTA/Wimbledon)