Inggris Lolos ke Perempat Final, Thomas Tuchel: Permainan Kami Masih Jauh dari Harapan

Pelatih Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel. (Foto: AFP)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID – Timnas Inggris memang sukses mengamankan tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Namun, hasil positif itu belum membuat pelatih Thomas Tuchel sepenuhnya puas. 

Pelatih asal Jerman tersebut justru menilai permainan The Three Lions masih menyimpan banyak kekurangan yang harus segera diperbaiki sebelum menghadapi laga berikutnya.

Inggris memastikan langkah ke delapan besar setelah menaklukkan tuan rumah Meksiko dengan skor tipis 3-2 pada babak 16 besar di Estadio Banorte, Mexico City, Senin (6/7/2026) WIB.

Meski meraih kemenangan dramatis, Tuchel mengaku belum melihat penampilan terbaik anak asuhnya sepanjang turnamen. Menurutnya, organisasi permainan Inggris, terutama saat menguasai bola dan membangun serangan, masih belum berjalan sesuai filosofi yang ingin diterapkannya.

"Saya rasa kami bisa bermain jauh lebih baik; masih banyak hal yang lebih baik bisa kami lakukan. Terlihat masih ada hal yang belum tersambung dari lini kami dan versi terbaik yang belum saya lihat, untuk filosofi yang sebenarnya di lapangan, penguasaan bola dan mencari celah," ujar Tuchel, seperti dikutip dari laman resmi England Football Team.

Meski demikian, mantan pelatih Chelsea dan Bayern Muenchen itu tetap memberikan apresiasi atas semangat juang para pemainnya. Ia menilai komitmen seluruh skuad menjadi faktor utama yang membawa Inggris melewati pertandingan sulit melawan Meksiko.

"Ini masih belum tersambung secara permainan, tapi ini tersambung secara komitmen dan melakukan apa yang diperlukan untuk mengatasi situasi; ini adalah tim yang benar-benar dapat dibanggakan semua orang," lanjut Tuchel.

Sejak mengambil alih kursi pelatih Inggris, Tuchel memang berupaya membangun identitas permainan yang lebih dominan dalam penguasaan bola. Namun, ia mengakui implementasi strategi tersebut belum berjalan maksimal di lapangan.

Dalam laga kontra Meksiko, Inggris beberapa kali kehilangan kontrol permainan ketika membangun serangan dari lini belakang. Jarak antarlini yang belum ideal membuat lawan mampu menemukan ruang untuk melancarkan serangan balik.

Situasi itu menjadi perhatian khusus bagi Tuchel menjelang pertandingan perempat final. Ia ingin timnya tampil lebih efektif dalam menjaga penguasaan bola, mempercepat distribusi umpan, serta meningkatkan koordinasi antarpemain agar permainan Inggris lebih solid.

Meski masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah, performa Inggris sejauh ini tetap layak diapresiasi. The Three Lions menjadi salah satu tim yang belum terkalahkan sepanjang Piala Dunia 2026 dan berhasil menunjukkan mental kuat dalam pertandingan-pertandingan krusial.

Keberhasilan melaju ke babak perempat final juga menjaga peluang Harry Kane dan kawan-kawan untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara dunia. Terakhir kali Inggris mengangkat trofi Piala Dunia terjadi pada edisi 1966 ketika menjadi tuan rumah.

Tantangan berikutnya dipastikan tidak akan mudah. Inggris dijadwalkan menghadapi Norwegia pada babak perempat final yang akan berlangsung di Stadion Miami, Sabtu (11/7/2026).

Laga tersebut diprediksi menjadi ujian berat mengingat Norwegia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah secara mengejutkan menyingkirkan Brasil pada babak 16 besar. Selain mengandalkan ketajaman Erling Haaland, tim berjuluk Løvene juga memiliki kreativitas Martin Odegaard yang mampu menjadi pembeda di lini tengah.

Bagi Tuchel, duel melawan Norwegia akan menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa evaluasi yang dilakukannya mampu membawa Inggris tampil lebih baik dan semakin mendekati performa ideal yang diharapkannya sejak awal turnamen.

(Sumber: England Football Team)