Editor: A. Rayyan K
Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh. (Foto: KORPRI)
GEBRAK.ID, JAKARTA – Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Nasional resmi meluncurkan program KORPRI MANTU sebagai inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN). Program tersebut dirancang untuk memfasilitasi pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang masih lajang dalam menemukan pasangan hidup dan membangun keluarga yang harmonis.
Program perdana ini diawali melalui proyek percontohan bertajuk KORPRI Golek Garwo di wilayah Solo Raya. Antusiasme para ASN terhadap program tersebut terbilang tinggi. Hingga Jumat (4/7/2026), tercatat sebanyak 518 ASN telah mendaftarkan diri sebagai peserta.
Sebagai langkah awal, KORPRI menggelar kegiatan ta'aruf massal pada Minggu (5/7/2026) di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Dari total peserta yang mendaftar, sebanyak 330 ASN hadir mengikuti kegiatan tersebut.
Jumlah peserta didominasi ASN perempuan. Dari 330 peserta yang hadir, sebanyak 263 merupakan perempuan, sedangkan 67 lainnya adalah ASN laki-laki.
Peserta tidak hanya berasal dari Solo Raya yang meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali. Program ini juga menarik minat ASN dari berbagai daerah lain, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Timur.
Kegiatan ta'aruf tersebut tidak sekadar menjadi ajang perkenalan. Para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai konsep ta'aruf, kesiapan membangun rumah tangga, hingga pentingnya membentuk keluarga yang sehat dan berkualitas.
Materi disampaikan langsung oleh Direktur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Dr. Munajat, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, H. Ahmad Ulin Nurhafsun, M.Pd.I.
Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi program tersebut. Menurutnya, KORPRI MANTU merupakan salah satu bentuk kepedulian organisasi terhadap kesejahteraan para ASN, tidak hanya dari aspek pekerjaan, tetapi juga kehidupan keluarga.
"Hari ini saya merasa bangga dan bahagia atas program yang diinisiasi oleh Pak Munajat beserta seluruh tim. Terima kasih atas lahirnya Program KORPRI MANTU. Kepada seluruh ASN yang telah mendaftar, semoga kegiatan ta'aruf ini memberikan manfaat dan dapat berlanjut hingga tuntas. Insya Allah, kita akan bertemu kembali pada puncak acara KORPRI MANTU yang direncanakan berlangsung pada November 2026. Selamat mencari pasangan hidup terbaik, semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan keberkahan," ujar Zudan.
Data kepesertaan menunjukkan latar belakang profesi para peserta cukup beragam. Mereka berasal dari kalangan tenaga kesehatan, guru, tenaga teknis, hingga dokter spesialis.
Untuk menjaga kenyamanan dan privasi peserta, proses ta'aruf dilaksanakan sesuai dengan agama masing-masing. ASN Muslim mengikuti kegiatan di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, sementara peserta non-Muslim difasilitasi di lokasi berbeda.
KORPRI mengusung filosofi bahwa kesejahteraan ASN tidak hanya diukur dari kepemilikan rumah atau penghasilan yang layak, tetapi juga dari hadirnya keluarga yang harmonis sebagai fondasi kehidupan.
"Kesejahteraan tidak cukup hanya memiliki rumah, tetapi juga memiliki keluarga yang harmonis sebagai penghuni rumah tersebut," demikian filosofi yang diusung dalam program KORPRI MANTU.
Dalam pelaksanaannya, KORPRI bekerja sama dengan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dan Forum Ta'aruf Indonesia (FORTAIS). Kedua mitra tersebut akan mendampingi peserta mulai dari proses pencarian pasangan, konseling, hingga pembinaan keluarga.
Program ini tidak berhenti pada kegiatan ta'aruf massal. Seluruh peserta akan mengikuti tahapan lanjutan hingga menjelang pernikahan.
Berikut tahapan Program KORPRI MANTU:
• Juli–Oktober 2026: Ta'aruf lanjutan serta pendampingan oleh psikolog, konselor, dan mediator keluarga.
• Oktober–November 2026: Finalisasi pasangan dan persiapan administrasi pernikahan.
• 29 November 2026: Puncak Program KORPRI MANTU yang direncanakan berupa nikah massal atau resepsi bersama bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun KORPRI.
Melalui keberhasilan proyek percontohan di Solo Raya, Dewan Pengurus KORPRI Nasional berharap program ini dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia. Harapannya, semakin banyak ASN yang mampu membangun keluarga harmonis sehingga berdampak pada peningkatan kualitas hidup, profesionalisme, serta pelayanan publik kepada masyarakat.
(Sumber: KORPRI)