Kartu Kredit Kini Bisa untuk Tap In dan Tap Out MRT Jakarta, Pramono: Jakarta Sejajar dengan Kota Maju Dunia

1000289538

 

MRT Jakarta resmi menerima pembayaran dengan kartu kredit nirkontak. Pramono Anung menyebut Jakarta sejajar dengan kota maju seperti Tokyo. ( Foto: pemprov DKI Jakarta) 

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID,JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan sistem pembayaran tiket MRT Jakarta menggunakan kartu kredit nirkontak (EMV Contactless). Inovasi ini memungkinkan penumpang melakukan tap in dan tap out langsung menggunakan kartu kredit tanpa perlu membeli tiket atau menggunakan kartu uang elektronik khusus.

Peresmian dilakukan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).

Pramono menyebut penerapan sistem pembayaran tersebut menjadi tonggak penting dalam modernisasi transportasi publik di Indonesia. Menurutnya, Jakarta kini semakin sejajar dengan berbagai kota metropolitan dunia yang telah lebih dahulu mengadopsi sistem pembayaran terbuka (open loop), seperti Tokyo, Singapura, London, hingga New York.

“Hari ini secara resmi sistem pembayaran tiket menggunakan kartu kredit nirkontak atau yang disebut dengan EMV Contactless di MRT Jakarta. Ini baru pertama kali yang ada di Indonesia menggunakan kartu kredit,” kata Pramono.

Ia menilai kemudahan pembayaran menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum.

“Jakarta sekarang semakin modern. Sistem seperti ini sudah digunakan di banyak kota besar dunia. Kita ingin pelayanan transportasi publik semakin mudah, cepat, dan nyaman,” ujarnya.

Pembayaran Lebih Praktis Tanpa Top Up

Dengan sistem baru tersebut, penumpang cukup menempelkan kartu kredit berteknologi EMV Contactless di gerbang masuk dan keluar stasiun MRT. Tarif perjalanan akan dipotong secara otomatis sesuai jarak tempuh.

Sistem ini mendukung kartu kredit berlogo Visa dan Mastercard yang telah memiliki fitur contactless. Pengembangan dilakukan melalui pembaruan sistem Automatic Fare Collection (AFC) di seluruh stasiun MRT Jakarta. 

Selain mempercepat proses transaksi, skema pembayaran terbuka (open loop) juga memudahkan wisatawan mancanegara yang tidak perlu lagi membeli kartu transportasi lokal untuk menggunakan layanan MRT. 

Bagian dari Transformasi Transportasi Jakarta

Penerapan pembayaran menggunakan kartu kredit merupakan bagian dari transformasi digital transportasi publik di Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama MRT Jakarta terus mengembangkan integrasi layanan transportasi agar semakin mudah diakses masyarakat.

Ke depan, sistem pembayaran terbuka tersebut diharapkan dapat diperluas dan terintegrasi dengan moda transportasi lain sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan metode pembayaran dalam satu ekosistem transportasi.

Transformasi ini juga sejalan dengan tren global yang mengedepankan transaksi tanpa uang tunai (cashless) untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pengguna jasa transportasi umum. 

Dorong Peralihan dari Kendaraan Pribadi

Pramono berharap berbagai inovasi layanan, termasuk kemudahan pembayaran, dapat mendorong lebih banyak warga beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Menurutnya, peningkatan kualitas layanan tidak hanya bergantung pada penambahan armada dan jaringan, tetapi juga pengalaman pengguna sejak memasuki stasiun hingga menyelesaikan perjalanan.

Dengan hadirnya sistem pembayaran menggunakan kartu kredit nirkontak, MRT Jakarta menjadi moda transportasi pertama di Indonesia yang menerapkan pembayaran langsung menggunakan kartu kredit di gerbang masuk dan keluar stasiun, menandai langkah baru menuju sistem transportasi publik berstandar internasional. 

(berbagai sumber)