Editor: A. Rayyan K
Girder terakhir terpasang di atas area Double Double Track (DDT) Manggarai membuat jalur LRT Jakarta fase 1B Velederome-Manggarai terpasang 100 persen. (Foto: Jakpro)
GEBRAK.ID, JAKARTA – Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai mencapai tonggak penting. PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro memastikan jalur layang sepanjang koridor tersebut kini telah tersambung 100 persen setelah pemasangan girder terakhir berhasil diselesaikan.
Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, mengatakan girder terakhir dipasang di atas kawasan Double Double Track (DDT) Manggarai yang selama ini menjadi titik paling menantang dalam proyek pembangunan LRT Jakarta Fase 1B.
"Girder terakhir tersebut terpasang di atas area Double Double Track (DDT) Manggarai, yang menjadi salah satu titik paling kritikal dalam keseluruhan proyek," kata Iwan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Dengan rampungnya pemasangan girder terakhir, seluruh struktur jalur layang dari Velodrome hingga Manggarai kini telah tersambung sepenuhnya.
"Ini menandai rampungnya salah satu tahapan konstruksi paling menantang dalam pembangunan LRT Jakarta Fase 1B," ujarnya.
Menurut Iwan, kawasan DDT Manggarai menjadi tantangan tersendiri karena berada tepat di atas jalur kereta aktif dengan frekuensi perjalanan yang sangat padat. Kondisi tersebut membuat proses konstruksi harus dilakukan secara hati-hati dan terkoordinasi agar tidak mengganggu operasional kereta.
Pengerjaan di lokasi tersebut membutuhkan perencanaan matang, koordinasi lintas instansi, serta pemanfaatan waktu kerja atau working window yang sangat terbatas.
"Keberhasilan pengangkatan girder terakhir di titik ini menjadi capaian penting bagi seluruh tim di lapangan, karena tantangannya bukan hanya pada aspek teknis konstruksi, tetapi juga pada koordinasi keselamatan dengan operasional perkeretaapian yang tetap berlangsung," jelas Iwan.
Progres Proyek Tembus 94 Persen
Rampungnya penyambungan jalur layang turut mendorong progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. Hingga pekan keempat Juni 2026, realisasi proyek telah mencapai 94,061 persen.
Selanjutnya, Jakpro akan memusatkan pekerjaan pada penyelesaian konstruksi akhir, pemasangan sistem, hingga persiapan operasional sebelum layanan resmi dibuka untuk masyarakat.
"Tahapan berikutnya akan difokuskan pada penyelesaian pekerjaan lanjutan dan penguatan kesiapan operasional, sebagai bagian dari upaya memastikan LRT Jakarta Fase 1B dapat memasuki tahap operasional sesuai target yang telah ditetapkan," kata Iwan.
LRT Jakarta Fase 1B merupakan proyek strategis yang akan memperluas jaringan transportasi massal ibu kota dengan menghubungkan Velodrome dan Stasiun Manggarai. Kehadiran jalur ini diharapkan meningkatkan konektivitas antarmoda sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di Jakarta.
(Sumber: Jakpro)