Editor: A. Rayyan K
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan 'Jojo' Christie memilih
menjalani China Open 2026 tanpa membebani diri dengan target tertentu. (Foto: PBSI)
GEBRAK.ID, JAKARTA -- Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan 'Jojo' Christie memilih menjalani China Open 2026 tanpa membebani diri dengan target tertentu. Setelah melewati periode yang tidak mudah dalam beberapa turnamen sebelumnya, Jonatan kini lebih memilih menikmati setiap pertandingan demi menemukan kembali performa terbaiknya.
Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Jonatan sukses mengamankan tiket ke babak perempat final China Open 2026 setelah menaklukkan wakil Singapura, Loh Kean Yew, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 12-21, 21-6, 21-13 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Kamis (23/7/2026).
"Ekspektasi saya, ingin menikmati main saja sih. Membalikkan permainan yang kemarin di Indonesia Open dan sebelumnya," ujar Jonatan, dikutip dari keterangan resmi PBSI.
Pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo itu mengaku belum ingin memikirkan target tinggi. Baginya, yang terpenting saat ini adalah mengembalikan rasa percaya diri dan ritme permainan setelah beberapa hasil kurang memuaskan.
Pada laga melawan Loh Kean Yew, Jojo sempat kesulitan di gim pertama. Selain tekanan dari lawan, ia juga harus beradaptasi dengan kondisi angin di arena pertandingan yang cukup memengaruhi arah shuttlecock.
"Di gim pertama, saya coba beberapa kali melihat kondisi dan tes beberapa kali ternyata banyak yang keluar bolanya. Jadi, saya langsung memutuskan kalau sampai ke gim ketiga harus lebih agresif saat awal. Puji Tuhan, berjalan sesuai rencana dan lebih nyaman ketika berbalik setelah interval," kata Jojo.
Perubahan strategi tersebut terbukti efektif. Setelah kalah telak pada gim pembuka, Jonatan bangkit dengan permainan lebih agresif hingga mendominasi dua gim berikutnya.
Menurut Jojo, performanya kini mulai menunjukkan perkembangan meski belum mencapai level terbaik yang diharapkannya. "Mungkin belum sampai ke titik yang diinginkan, tapi sedikit demi sedikit meningkat," ujarnya.
Meski berhasil lolos ke delapan besar, Jonatan menyadari tantangan berikutnya tidak akan mudah. Di babak perempat final, unggulan keempat dunia itu akan berhadapan dengan tunggal putra tuan rumah China, Victor Lai.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Jojo untuk membalas kekalahan yang pernah ia alami dari Victor Lai pada partai final Indonesia Open 2026 Juni lalu. Saat itu, Jonatan harus mengakui keunggulan lawannya dalam dua gim langsung.
Berbekal kemenangan atas Loh Kean Yew dan meningkatnya kepercayaan diri, Jonatan berharap bisa melanjutkan tren positif sekaligus melangkah lebih jauh di turnamen BWF Super 1000 tersebut.
(Sumber: PBSI)