GEBRAK.ID, YAHUKIMO – Sebuah pesawat perintis milik Associated Mission Aviation (AMA) dengan registrasi PK-RCY dilaporkan dibakar di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026) pagi.
Dalam insiden tersebut, pilot pesawat berkewarganegaraan Amerika Serikat (AS), Nicholas F. Goselin, diduga menjadi korban pembunuhan. Hingga kini, aparat gabungan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan kondisi di lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan awal yang diterima dari Kepala Seksi Jasa Bandara Nop Goliat Dekai, Dedy Irawan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.15 WIT.
Pesawat diketahui sedang melayani rute Wamena–Balinggama–Wamena. Namun, sesaat setelah mendarat di Bandara Ipdeheik, pesawat dilaporkan dibakar oleh pihak yang diduga merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
"Pesawat AMA PK-RCY dibakar saat tiba di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo," demikian isi laporan awal yang diterima aparat.
Selain pembakaran pesawat, informasi dari masyarakat setempat juga menyebut pilot Nicholas F. Goselin diduga dibunuh dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, aparat keamanan masih melakukan verifikasi terhadap informasi itu karena akses menuju lokasi sangat terbatas.
Satgas Operasi Damai Cartenz bersama TNI dan Polri saat ini terus mengumpulkan data serta mendalami penyebab maupun pelaku di balik insiden tersebut.
Pemantauan udara yang dilakukan aparat menunjukkan badan pesawat telah hangus terbakar dan hanya menyisakan puing-puing di sekitar landasan Bandara Ipdeheik.
Proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara masih menghadapi kendala mengingat lokasi berada di wilayah pegunungan yang hanya dapat dijangkau menggunakan transportasi udara.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai identitas pelaku maupun jumlah korban dalam peristiwa tersebut.
Aparat juga belum dapat memastikan motif di balik pembakaran pesawat tersebut. Namun, dugaan sementara mengarah pada aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang selama ini beberapa kali melakukan serangan terhadap fasilitas penerbangan sipil maupun aparat keamanan di wilayah Papua Pegunungan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian serta memastikan kondisi pilot yang dilaporkan menjadi korban.
Perkembangan terbaru dari peristiwa ini akan disampaikan setelah aparat berhasil menjangkau lokasi dan memperoleh data yang lebih lengkap dari lapangan.
(*)
