Resmi Berpisah, Milwaukee Bucks Sebut Giannis Antetokounmpo Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah Klub

Era Giannis Antetokounmpo bersama Milwaukee Bucks resmi berakhir. Setelah 13 tahun menjadi ikon franchise asal Wisconsin itu, pebasket asal Yunani tersebut kini melanjutkan kariernya bersama Miami Heat melalui skema pertukaran pemain (trade). (Foto: nba.com)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID – Era Giannis Antetokounmpo bersama Milwaukee Bucks resmi berakhir. Setelah 13 tahun menjadi ikon franchise asal Wisconsin itu, pebasket asal Yunani tersebut kini melanjutkan kariernya bersama Miami Heat melalui skema pertukaran pemain (trade).

Kepergian Antetokounmpo tak hanya menjadi kabar besar di bursa transfer NBA, tetapi juga menandai berakhirnya salah satu kisah paling bersejarah dalam perjalanan Milwaukee Bucks. Sebagai bentuk penghormatan, manajemen Bucks menyampaikan pesan perpisahan yang emosional melalui akun resmi di media sosial X pada Selasa (7/7/2026) WIB.

Dalam unggahan tersebut, Bucks bahkan menyebut Giannis sebagai pemain terbaik yang pernah mengenakan seragam hijau khas Milwaukee.

"Kamu datang ke Milwaukee 13 tahun lalu sebagai bocah dari Sepolia dengan mimpi yang nyaris mustahil," tulis Bucks mengawali pesan perpisahannya.

Klub kemudian mengenang perjalanan luar biasa Giannis yang berkembang dari pemain muda penuh potensi menjadi salah satu bintang terbesar dalam sejarah NBA.

"Selama 13 tahun terakhir kami menyaksikan kamu bertumbuh menjadi salah satu pemain terbaik dunia, Bucks terbaik sepanjang masa, dan sosok utama di era paling bersejarah dalam perjalanan klub ini," lanjut pernyataan tersebut.

Bagi Milwaukee Bucks, Giannis bukan sekadar pemain bintang yang mencetak banyak poin atau memenangkan berbagai penghargaan individu. Ia dinilai telah menjadi simbol kota Milwaukee dan membangun hubungan emosional yang kuat dengan para pendukung klub.

"Kamu tidak hanya bermain basket di Milwaukee, tetapi menjadi hati dan jiwa kota ini. Kamu menyentuh kehidupan banyak orang serta menginspirasi penggemar hingga ke berbagai belahan dunia," tulis Bucks.

Salah satu pencapaian terbesar Antetokounmpo bersama Bucks adalah mengakhiri penantian panjang gelar juara NBA yang telah berlangsung selama setengah abad. Gelar tersebut menjadi momen bersejarah yang akan terus dikenang oleh para pendukung klub.

Menurut Bucks, keberhasilan itu bukan sekadar soal trofi, tetapi juga menghidupkan kembali harapan masyarakat Milwaukee. "Kamu memberikan harapan bagi Milwaukee. Kamu menunjukkan bahwa loyalitas masih memiliki arti," tulis klub.

Milwaukee juga menilai kisah sukses Giannis menjadi bukti bahwa kerja keras, kesabaran, dan keyakinan mampu membawa sebuah kota kecil bersaing di panggung tertinggi bola basket dunia.

"Untuk satu malam, Milwaukee bukan hanya menyaksikan sejarah, tetapi menjadi bagian dari sejarah itu sendiri," demikian isi pesan perpisahan Bucks.

Ucapan penghormatan juga datang dari General Manager Milwaukee Bucks, Jon Horst. Ia menilai dampak yang ditinggalkan Antetokounmpo jauh melampaui prestasi di lapangan.

"Hanya sedikit atlet dalam sejarah olahraga yang mampu mengangkat derajat sebuah tim, kota, dan basis penggemarnya seperti yang dilakukan Giannis untuk Bucks dan Milwaukee," kata Horst.

Antetokounmpo bergabung dengan Milwaukee Bucks sebagai pilihan ke-15 NBA Draft 2013. Selama lebih dari satu dekade, ia menjelma menjadi wajah utama franchise dengan berbagai pencapaian bergengsi, termasuk membawa Bucks meraih gelar juara NBA 2021, meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP) NBA dua kali, Finals MVP, Defensive Player of the Year, serta berkali-kali terpilih dalam NBA All-Star dan All-NBA Team.

Kini, tantangan baru menanti Giannis bersama Miami Heat. Sementara bagi Milwaukee Bucks, kepergian sang superstar menjadi akhir dari sebuah era yang dipenuhi prestasi sekaligus awal babak baru dalam membangun kekuatan tim.

(Sumber: NBA.com)