GEBRAK.ID, JAKARTA -- Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie memastikan langkah ke babak 16 besar China Open 2026 setelah mengalahkan wakil Jepang, Yudai Okimoto, dalam pertarungan tiga gim yang berlangsung sengit di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Rabu (22/7/2026).
Unggulan Indonesia itu harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan dengan skor 21-17, 6-21, 21-13. Pada gim pertama, pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Jonatan sempat tertinggal 9-11 saat interval, namun mampu bangkit dan terus menempel perolehan poin Okimoto.
Momentum berbalik ketika Jonatan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 16-16. Setelah itu, ia mencetak empat poin beruntun untuk meraih game point sebelum akhirnya menutup gim pembuka dengan kemenangan 21-17.
Memasuki gim kedua, situasi berubah drastis. Jonatan kehilangan ritme permainan dan langsung tertinggal jauh 2-8.
Okimoto tampil semakin percaya diri dan terus menekan hingga meraih sembilan poin beruntun. Jonatan kesulitan keluar dari tekanan dan akhirnya menyerah telak 6-21, sehingga pertandingan harus ditentukan lewat gim ketiga.
Pada gim penentuan, Jonatan kembali menunjukkan mental juara. Meski sempat tertinggal 6-8 dan 7-10, peraih medali emas Asian Games 2018 itu tetap tenang menghadapi tekanan lawan.
Kesabaran Jonatan dalam reli-reli panjang membuat Okimoto mulai banyak melakukan kesalahan sendiri. Situasi tersebut dimanfaatkan Jonatan untuk membalikkan keadaan dengan merebut tujuh poin berturut-turut.
Setelah berbalik unggul, Jonatan tidak lagi memberikan kesempatan kepada lawannya untuk berkembang. Ia terus menjaga keunggulan hingga mencapai match point.
Kemenangan akhirnya dipastikan setelah smes silang keras Jonatan ke arah backhand Okimoto gagal dikembalikan. Gim ketiga ditutup dengan skor 21-13, sekaligus memastikan tiket babak 16 besar menjadi milik wakil Indonesia tersebut.
Hasil ini menjaga peluang Jonatan Christie melangkah lebih jauh di turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut. Penampilan yang mampu bangkit setelah kalah telak di gim kedua juga menjadi modal berharga menghadapi lawan berikutnya di babak 16 besar.
(*)
