Tersingkir Lebih Awal di China Open, Alwi Farhan Langsung Bidik Gelar Kejuaraan Dunia 2026

Perjalanan tunggal putra Indonesia Alwi Farhan di China Open 2026 harus berakhir lebih cepat. (Foto: PBSI)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA -- Perjalanan tunggal putra Indonesia Alwi Farhan di China Open 2026 harus berakhir lebih cepat. Meski tersingkir pada babak pertama, pebulu tangkis muda Merah Putih itu tak ingin larut dalam kekecewaan dan langsung mengalihkan fokus menuju Kejuaraan Dunia 2026 di India.

Bertanding di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Rabu (22/7/2026), Alwi harus mengakui keunggulan wakil India Ayush Shetty melalui pertarungan tiga gim dengan skor 17-21, 21-5, 17-21 dalam waktu 57 menit.

Juara Indonesia Masters 2026 itu mengaku kekalahan tersebut menjadi pelajaran penting, terutama dalam menjaga kondisi saat harus menjalani turnamen secara beruntun.

"Pelajaran lagi hari ini bagaimana ketika di turnamen pertama sudah all out dan habis-habisan, persiapan back-to-back turnamennya atau minggu keduanya harus bisa lebih baik lagi. Dari fisiknya, mentalnya, pikirannya harus cepat balik, cepat reset," ujar Alwi dalam keterangan resmi PBSI.

Alwi sebenarnya sempat membuka peluang membalikkan keadaan pada gim penentuan. Namun, momentum yang sudah berada di tangannya gagal dimanfaatkan hingga akhirnya harus menyerah.

"Di gim ketiga setelah interval saya sebenarnya punya keuntungan dan sudah disiapkan akan bermain seperti apa, tapi memang tidak sesuai yang diinginkan," katanya.

Selain mengakui permainan apik lawannya, Alwi juga menyoroti kondisi lapangan yang cukup menyulitkan. Angin yang berembus di arena pertandingan membuat strategi yang disiapkan tidak berjalan maksimal.

"Kondisi lapangan di sini memang sangat berangin jadi agak tricky untuk menerapkan pola permainan. Ayush berubah sangat banyak dari permainan depannya, variasinya beberapa kali membuat saya tidak merasa nyaman," ungkap Alwi.

Meski gagal melangkah lebih jauh di China Open, Alwi memilih segera menatap target berikutnya. Pebulu tangkis berusia muda itu bertekad menjadikan hasil di Changzhou sebagai bahan evaluasi sebelum tampil pada Kejuaraan Dunia 2026.

"Setelah ini saya akan langsung alihkan fokus ke depan untuk Kejuaraan Dunia," tegas Alwi.

Kejuaraan Dunia BWF 2026 dijadwalkan berlangsung di India pada 17-23 Agustus mendatang. Turnamen tersebut akan menjadi salah satu ajang paling bergengsi tahun ini dan diharapkan menjadi momentum kebangkitan Alwi setelah hasil kurang memuaskan di China Open.

(Sumber: PBSI)