Timnas U-17 Indonesia Gagal Menang di Pengujung Laga, Malaysia Paksa Hasil Imbang 1-1

Tim nasional (Timnas) U17 Indonesia berfoto sebelum laga Grup B Piala Asia U17 2026 melawan Qatar di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (9/5/2026). Indonesia kalah 0-2 pada pertandingan tersebut. (Foto: Timnas Indonesia-PSSI)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, JAKARTA – Timnas U-17 Indonesia harus puas mengawali era pelatih David Nascimento dengan hasil imbang. Garuda Muda yang sempat berada di ambang kemenangan akhirnya ditahan Malaysia 1-1 dalam laga uji coba Garuda Championship Series 2026 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (4/7/2026) malam WIB.

Hasil ini menjadi pelajaran berharga bagi skuad muda Indonesia. Sempat unggul hingga menit-menit akhir pertandingan, kemenangan yang sudah di depan mata buyar akibat gol bunuh diri pada masa injury time.

Meski gagal meraih kemenangan, penampilan Timnas U-17 Indonesia menunjukkan sejumlah perkembangan positif, terutama dalam penguasaan bola dan kreativitas serangan pada babak kedua. Debut David Nascimento sebagai pelatih kepala juga menghadirkan sejumlah catatan menjanjikan untuk proses pembentukan tim menuju turnamen resmi mendatang.

Malaysia Tancap Gas Sejak Awal

Sejak peluit pertama dibunyikan, Malaysia langsung mengambil inisiatif serangan. Permainan cepat yang diperagakan skuad muda Harimau Malaya sempat membuat lini belakang Indonesia bekerja keras mengamankan wilayah pertahanan.

Namun perlahan Garuda Muda mampu keluar dari tekanan. Peluang pertama hadir pada menit keempat melalui aksi individu Chico Jericho yang berhasil melewati seorang pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan keras. Sayangnya, kiper Malaysia Adam Nurfakrullah tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut.

Indonesia semakin percaya diri memasuki pertengahan babak pertama. Chico kembali mengancam pada menit ke-31 melalui sepakan keras yang hanya membentur tiang gawang.

Empat menit berselang, Dzaky Muhammad memperoleh kesempatan emas. Namun lagi-lagi Adam Nurfakrullah menunjukkan kualitasnya di bawah mistar dengan melakukan penyelamatan penting.

Memasuki akhir babak pertama, tempo pertandingan mulai menurun. Kedua tim kesulitan membongkar pertahanan lawan sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Pergantian Pemain Ubah Permainan

Selepas jeda, Indonesia tampil jauh lebih dominan. Masuknya Ichiro Akbar membuat aliran bola di lini tengah menjadi lebih hidup sehingga tekanan terhadap pertahanan Malaysia semakin intens.

Beberapa peluang berhasil diciptakan. Dhamar Try Kusuma mencoba peruntungan melalui tendangan jarak jauh, tetapi bola masih melambung di atas mistar.

Pada menit ke-63, Melki Meyanu hampir memecah kebuntuan. Namun sepakannya masih membentur pemain bertahan Malaysia.

Satu menit kemudian, kemelut di depan gawang Malaysia kembali menghadirkan peluang emas. Chico Jericho melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang memaksa Adam Nurfakrullah melakukan penyelamatan gemilang.

Kerja keras Indonesia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-80. Berawal dari tembakan Chico yang kembali ditepis kiper Malaysia, bola liar langsung disambar Dhamar Try Kusuma menjadi gol pembuka bagi Garuda Muda.

Gol tersebut disambut meriah ribuan suporter yang memadati Stadion Manahan. Indonesia pun berada di atas angin dengan keunggulan 1-0.

Gol Bunuh Diri Buyarkan Kemenangan

Saat kemenangan sudah terlihat di depan mata, petaka datang pada masa tambahan waktu.

Malaysia mendapatkan sepak pojok yang menghasilkan kemelut di depan gawang Indonesia. Bek Garuda Muda, Valdo Putra, berusaha menghalau bola menggunakan sundulan. Namun arah bola justru berubah masuk ke gawang sendiri sehingga kedudukan menjadi 1-1.

Gol bunuh diri tersebut membuat Indonesia gagal mengamankan kemenangan pada laga perdana di bawah arahan David Nascimento.

Meski demikian, hasil imbang ini tetap memberikan gambaran positif mengenai potensi skuad Garuda Muda. Dominasi permainan pada babak kedua, jumlah peluang yang tercipta, serta organisasi permainan yang mulai terbentuk menjadi modal penting untuk menghadapi agenda internasional berikutnya.

Tim pelatih diperkirakan akan memanfaatkan laga-laga uji coba selanjutnya untuk menyempurnakan chemistry antarpemain sekaligus meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir yang masih menjadi pekerjaan rumah.

Susunan Pemain

Indonesia (4-3-3): Abdillah Isak; Faiz Fathurahman, Ramadhan Putra, Faiz Hikmal, Puma Nandhito; Melki Yatipai, Stenly Meyanu, Edsel Henrian; Chico Jericho, Dolvi Solossa, Dzaky Muhammad.

Malaysia (3-4-3): Adam Nurfakrullah; Adam Muqri, Muhammad Fareez Danial, Naim Musaddiq; Muhammad Aqif, Muhammad Dini, Muhammad Aniq Thaqif, Muhammad Harraz; Ahmad Aidil, Benjamin Aryan, Mohamad Fahim Akmal.

(*)