Warga Luar Jakarta Kini Bisa Berobatkan Hewan di Mobil Klinik Keliling DKI, Vaksin Rabies Gratis

Paramedik memeriksa kesehatan hewan di mobil klinik hewan keliling di Jakarta, Jumat (10/7/2026). (Foto: Pemprov DKI Jakarta)
Editor: Devona R

GEBRAK.ID – Kabar baik bagi para pemilik hewan peliharaan di wilayah Jabodetabek. Mobil klinik hewan keliling milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini tidak hanya melayani warga ibu kota, tetapi juga terbuka bagi masyarakat dari luar Jakarta dengan tarif sesuai ketentuan yang berlaku.

Layanan ini dihadirkan sebagai bagian dari upaya memperluas akses kesehatan hewan sekaligus mempertahankan status Jakarta sebagai daerah bebas rabies yang telah disandang sejak 2004.

Kepala Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Dian Ariesiana Widiastuti, menyatakan bahwa layanan tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, termasuk warga di sekitar Jakarta.

"Untuk layanan ini, kami buka seluas-luasnya untuk masyarakat, baik itu warga Jakarta maupun warga sekitar Jakarta," ujar Dian dalam siniar yang dipantau di Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Menurut Dian, salah satu layanan yang paling diminati adalah vaksinasi rabies. Pemerintah tetap memberikan vaksin rabies secara gratis, sementara pemilik hewan hanya dikenakan biaya pemeriksaan sesuai tarif resmi.

"Kalau untuk vaksinasi rabies memang vaksinnya saja itu gratis. Tetapi untuk biaya pemeriksaan, kita lihat tarif resminya, itu Rp35 ribu," jelas Dian.

Mobil klinik hewan keliling resmi diluncurkan pada 10 Juli 2026. Kehadirannya diharapkan mempermudah masyarakat memperoleh layanan kesehatan hewan tanpa harus datang ke klinik atau rumah sakit hewan.

Layanan yang tersedia cukup lengkap, mulai dari konsultasi, pemeriksaan kesehatan, vaksinasi, pengobatan, pemeriksaan laboratorium seperti darah, urin, dan feses, hingga pemeriksaan USG. Selain itu, tersedia pula layanan sterilisasi dan tindakan bedah minor.

Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan lima unit mobil klinik yang ditempatkan di lima wilayah kota administrasi. Setiap kendaraan dioperasikan oleh dokter hewan bersama paramedik veteriner sehingga pelayanan tetap memenuhi standar medis dan dapat dilakukan secara cepat.

Dian mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap layanan tersebut cukup tinggi sejak pertama kali beroperasi. "Sudah banyak kasus ataupun klien yang sudah kami layani, kurang lebih sudah 139 untuk dua hari yang kemarin," katanya.

Melalui layanan ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap semakin banyak hewan peliharaan yang mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin dan vaksinasi rabies sehingga risiko penyebaran penyakit zoonosis dapat terus ditekan.

(Sumber: Pemprov DKI Jakarta)