Efisiensi Jumbo BUMN, Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha dan Telkom Jadi 18 Entitas

1787581199621

Danantara mempercepat konsolidasi BUMN. Selain Pertamina dan Telkom, Pupuk Indonesia juga memangkas lebih dari 40 perusahaan sebagai bagian dari penataan struktur bisnis.(Foto: ist)

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID,JAKARTA– Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) terus mendorong efisiensi dan konsolidasi perusahaan-perusahaan BUMN. Penataan dilakukan dengan memangkas jumlah anak usaha, merger, likuidasi, hingga divestasi sejumlah entitas.

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Dony Oskaria, mengatakan proses konsolidasi tersebut telah menghasilkan pengurangan jumlah perusahaan yang signifikan. Menurut Dony, salah satu contoh terbesar terjadi di PT Pertamina (Persero), yang telah mengurangi 124 perusahaan dalam proses konsolidasi.”Lebih banyak konsolidasi, perlu kita sampaikan juga ke publik. Jumlah perusahaan kita yang berkurang itu sungguh luar biasa dan saya apresiasi, saya betul-betul berterima kasih kepada seluruh CEO BUMN yang terlibat dalam proses ini,” ujar Dony dalam Squawk Box CNBC Indonesia, Senin (24/8/2026).

Telkom Pangkas Puluhan Entitas

Selain Pertamina, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk juga melakukan perampingan besar-besaran terhadap struktur anak usahanya. Dony menyebut jumlah perusahaan dalam grup Telkom telah dirampingkan dari 68 menjadi 18 entitas. Artinya, terdapat 50 entitas yang dikurangi melalui proses konsolidasi.

Sebelumnya, pada Mei 2026, Telkom mengungkapkan rencana penyederhanaan portofolio perusahaan sebagai bagian dari transformasi menuju strategic holding digital. Proses tersebut dilakukan melalui sejumlah skema, termasuk merger, divestasi, likuidasi, konsolidasi, dan pembentukan holding baru.

Langkah ini diarahkan untuk membuat struktur perusahaan lebih sederhana sehingga Telkom dapat lebih fokus pada bisnis utama dan meningkatkan kelincahan perusahaan menghadapi perkembangan industri digital.

Pupuk Indonesia Juga Pangkas Lebih dari 40 Perusahaan

Penataan tidak hanya dilakukan Pertamina dan Telkom. Dony mengatakan Pupuk Indonesia juga telah mengurangi lebih dari 40 perusahaan dalam grupnya. Konsolidasi tersebut merupakan bagian dari agenda besar Danantara untuk merampingkan struktur BUMN dan mengurangi tumpang tindih kegiatan usaha.

Danantara sendiri menjelaskan bahwa proses streamlining portofolio BUMN dilakukan secara bertahap melalui likuidasi, merger, maupun divestasi terhadap entitas yang dinilai tidak lagi menjadi prioritas. Dengan struktur yang lebih sederhana, perusahaan negara diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengarahkan sumber daya ke bisnis yang memiliki nilai strategis lebih besar.

Target Pangkas Ratusan Entitas BUMN

Program konsolidasi tersebut merupakan bagian dari agenda pemerintah untuk melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap perusahaan negara.Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengungkapkan bahwa pemerintah telah menutup atau menata lebih dari 200 perusahaan BUMN.

Pemerintah menargetkan jumlah perusahaan dapat terus dipangkas hingga sekitar 300 entitas, bahkan Prabowo menyebut kemungkinan jumlah akhirnya bisa mencapai 250 perusahaan. Prabowo menilai struktur BUMN yang terlalu banyak berpotensi menciptakan biaya overhead yang besar, terutama dari struktur direksi, komisaris, dan organisasi yang berlapis.

Dalam kerangka tersebut, pengurangan jumlah entitas tidak semata-mata berarti penutupan perusahaan. Sebagian perusahaan dapat digabungkan, dikonsolidasikan, atau dilepas melalui divestasi sesuai dengan kebutuhan dan strategi bisnis.

Danantara Fokus Perkuat Fundamental BUMN

Danantara menempatkan konsolidasi dan transformasi portofolio sebagai bagian dari upaya memperkuat fundamental perusahaan negara.Dalam proses tersebut, Danantara melalui Danantara Asset Management melakukan evaluasi terhadap perusahaan-perusahaan BUMN, termasuk aspek kebijakan akuntansi, kualitas aset, tata kelola, serta manajemen risiko. Danantara juga menegaskan bahwa transformasi dilakukan untuk meningkatkan tata kelola, efisiensi, dan penciptaan nilai dari aset-aset negara.Dengan demikian, pemangkasan anak usaha Pertamina, Telkom, dan Pupuk Indonesia menjadi bagian dari agenda yang lebih luas untuk membuat struktur BUMN lebih ramping, fokus, dan kompetitif.

( berbagai sumber)