Jorge Martin Sedang di Puncak Klasemen MotoGP 2026, tapi Justru Bilang tak Peduli Gelar Juara Dunia

Jorge Martin memimpin klasemen MotoGP 2026 dengan 220 poin, tetapi mengaku tak peduli gelar dan fokus mengejar kemenangan.

Jorge Martin.

Jorge Martin tengah berada di posisi yang sangat menguntungkan dalam persaingan MotoGP 2026. Pembalap Aprilia Racing itu memimpin klasemen hingga pertengahan musim dengan 220 poin.

Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA — Jorge Martin tengah berada di posisi yang sangat menguntungkan dalam persaingan MotoGP 2026. Pembalap Aprilia Racing itu memimpin klasemen hingga pertengahan musim dengan 220 poin.

Namun, alih-alih berbicara soal peluang kembali merebut gelar juara dunia, Martin justru mengaku tidak terlalu memikirkan posisi puncak klasemen.

“Saya sudah menjadi juara dunia (MotoGP 2024). Saya hanya ingin tetap memperoleh kemenangan,” kata Jorge Martin, dikutip dari MotoGP, Selasa (11/8/2026).

Pernyataan tersebut menunjukkan fokus Martin saat ini. Pembalap berjuluk Martinator itu lebih memilih mengejar kemenangan dan meningkatkan performa motor Aprilia daripada terbebani target mempertahankan posisi teratas.

“Menjadi yang teratas atau tidak, saya tidak terlalu peduli. Apa yang saya inginkan sekarang adalah melanjutkan pengembangan, pengembangan terhadap motor,” ujar Martin.

Martin memang tampil konsisten sepanjang musim 2026. Hingga memasuki pertengahan kompetisi, pembalap asal Spanyol tersebut terus berada di papan atas dan mampu mempertahankan posisi pertama klasemen.

Hasil terbaru di Grand Prix Inggris semakin memperkuat posisinya. Martin berhasil finis di urutan kedua pada balapan di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8/2026), sehingga tetap kokoh dalam persaingan perebutan gelar juara dunia.

Performa tersebut membuat Martinator masuk dalam jajaran pembalap yang diprediksi akan bersaing hingga seri terakhir musim ini. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya tidak ingin larut dalam perhitungan gelar.

“Saya mempunyai kepercayaan diri tinggi terhadap diri saya, saya punya kepercayaan penuh terhadap tim,” ujar Martin.

Sikap tersebut juga berkaitan dengan masa depan Martin. Setelah musim 2026 berakhir, ia tidak lagi memperkuat Aprilia Racing karena akan bergabung dengan Yamaha Monster Energy pada musim 2027.

Meski akan meninggalkan Aprilia, Martin tetap menunjukkan komitmen untuk memberikan hasil terbaik sepanjang sisa musim. Ia memilih menjaga fokus pada pekerjaan bersama tim saat ini, terutama dalam pengembangan motor.

Bagi Martin, gelar juara dunia bukan lagi satu-satunya ukuran keberhasilan. Setelah merasakan gelar MotoGP pada 2024, pembalap Spanyol itu kini ingin menikmati setiap balapan dan terus mencari kemenangan bersama Aprilia.

Dengan 220 poin di tangan dan performa yang konsisten, Martin tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara MotoGP 2026. Menariknya, pembalap yang berada di puncak klasemen itu justru memilih untuk tidak menjadikan gelar sebagai beban.

(Sumber: MotoGP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *