Muhammadiyah Pondok Cabe Ilir Buat Gebrakan, Bangun KB TK Aisyiyah dan PKBM Berbasis Wakaf
Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Pondok Cabe Ilir resmi memulai pembangunan Kelompok Bermain (KB)/TK Aisyiyah Pondok Cabe Ilir serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Surya Bangsa di atas tanah wakaf Griya Dakwah Muhammadiyah PRM Pondok Cabe Ilir, Tangerang Selatan, Banten, Ahad (16/8/2026). (Foto: Istimewa)
Editor: A. Rayyan K
GEBRAK.ID, TANGERANG SELATAN — Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Pondok Cabe Ilir resmi memulai pembangunan Kelompok Bermain (KB)/TK Aisyiyah Pondok Cabe Ilir serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Surya Bangsa.
Pembangunan dua lembaga pendidikan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking di atas tanah wakaf Griya Dakwah Muhammadiyah PRM Pondok Cabe Ilir, Tangerang Selatan, Banten, Ahad (16/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur, mulai dari Ketua Dewan Penasehat DWP Kemendikdasmen, perwakilan pejabat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Majelis Pendayagunaan Wakaf PP Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Tangerang Selatan, hingga perwakilan Pemerintah Daerah dari Kecamatan Pamulang dan Kelurahan Pondok Cabe Ilir.
Penasihat PRM Pondok Cabe Ilir, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., juga hadir dan memberikan tausiyah mengenai arah pengembangan pendidikan anak usia dini sekaligus pentingnya inovasi dalam pengelolaan dana umat.
Dalam arahannya, Abdul Mu’ti yang juga menjabat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI menyatakan bahwa kehadiran KB/TK Aisyiyah Pondok Cabe Ilir bukan untuk mengambil ruang lembaga pendidikan yang telah ada.
“Bukan untuk bersaing, melainkan mengisi ruang kosong pendidikan,” demikian salah satu pesan utama yang disampaikan Abdul Mu’ti.
Menurut Abdul Mu’ti, lembaga tersebut perlu mengintegrasikan pendidikan karakter dengan pembelajaran formal. Anak-anak juga diharapkan mendapatkan ruang lebih luas untuk mengembangkan kemampuan motorik dan kreativitas.
Konsep pembelajaran matematika sejak usia dini pun menjadi perhatian. Pembelajaran tidak sebatas menghafal angka, tetapi mengenalkan angka, bentuk, serta proses berhitung melalui aktivitas bermain yang tetap dikaitkan dengan nilai-nilai sosial.
Pondasi Pendidikan Anak
Abdul Mu’ti juga menekankan pentingnya pendidikan usia dini sebagai fondasi bagi perjalanan pendidikan anak pada jenjang berikutnya. Pondasi akademik dan nonakademik yang kuat diyakini dapat membantu membentuk generasi Indonesia yang tangguh dan berkarakter.

Karena itu, proses belajar di tingkat pendidikan anak usia dini perlu berlangsung secara riang, eksploratif, dan menyenangkan.
KB/TK Aisyiyah Pondok Cabe Ilir juga diarahkan untuk membangun karakter anak melalui pembiasaan positif yang dilakukan secara konsisten. Harapannya, nilai-nilai tersebut tidak hanya muncul selama berada di lingkungan sekolah, tetapi tumbuh menjadi bagian dari kepribadian dan keadaban anak.
Selain pembangunan fasilitas pendidikan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penyerahan sertifikat program Cash Waqf Link Deposito (CWLD).
Program tersebut dialokasikan untuk membantu subsidi gaji guru KB/TK Aisyiyah dan PKBM Surya Bangsa. Penyerahan secara simbolis dilakukan Prof. Dr. Abdul Mu’ti kepada pihak KB Bank Syariah untuk kemudian disalurkan kepada perwakilan guru sebagai Mauquf ‘Alaih.
Pengelolaan Wakaf untuk Pendidikan
CWLD menjadi salah satu instrumen pengelolaan dana umat melalui investasi wakaf uang temporer. Keuntungan dari investasi tersebut kemudian dialokasikan secara berkelanjutan untuk kepentingan sosial dan pendidikan.
Program itu merupakan hasil kolaborasi antara Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU) dan Nazhir Persyarikatan Muhammadiyah.
Di PRM Pondok Cabe Ilir, program tersebut diarahkan untuk mendukung kesejahteraan tenaga pendidik melalui pemberian subsidi gaji guru.
Sekretaris Majelis Wakaf PPM, Mashuri Masyhuda, turut menjadi bagian dalam rangkaian program penguatan pengelolaan wakaf tersebut.
Pembangunan KB/TK Aisyiyah Pondok Cabe Ilir dan PKBM Surya Bangsa diharapkan tidak sekadar menambah fasilitas pendidikan. Kehadirannya juga membawa misi memperkuat pendidikan anak usia dini, meningkatkan kesejahteraan pendidik, serta mengoptimalkan pemanfaatan wakaf untuk kepentingan masyarakat.
Dengan pendekatan pendidikan yang menekankan karakter, kreativitas, dan pembelajaran menyenangkan, kedua lembaga tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam memperluas akses pendidikan di tengah masyarakat.
(Siaran Pers)
