Pelatih Borneo FC Mauro Jeronimo Soroti 3 Laga Awal Jelang AFC Challenge League

Mauro Jeronimo Borneo FC

Pelatih Borneo FC Mauro Jeronimo. (Foto: Borneo FC)

Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID — Borneo FC Samarinda mulai memanaskan persiapan untuk menghadapi AFC Challenge League (ACGL) 2026/2027. Pelatih Borneo Mauro Jeronimo menegaskan timnya siap tampil maksimal di kompetisi antarklub Asia tersebut.

Jeronimo menilai persiapan matang menjadi modal utama Borneo FC sebelum turun di ajang internasional. Ia juga menaruh perhatian khusus pada tiga pertandingan pertama karena laga-laga tersebut dinilai penting untuk menentukan langkah Pesut Etam di fase grup.

“Terlepas dari lawannya, kami harus mempersiapkan diri dengan baik,” ujar Jeronimo seperti dikutip dari laman resmi Borneo FC, Sabtu (22/8/2026).

Borneo FC akan menjalani persaingan Grup D ACGL 2026/2027 dengan status sebagai tuan rumah. Klub asal Samarinda itu berada satu grup dengan One Taguig FC dari Filipina, Tainan City FC dari Taiwan, serta pemenang play-off antara Yangon United dari Myanmar dan Ezra FC dari Laos.

Seluruh pertandingan fase grup Grup D dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada 18 hingga 24 Oktober 2026.

Kesempatan bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan yang ingin dimaksimalkan Jeronimo. Dukungan langsung suporter di Stadion Segiri diharapkan mampu memberikan energi tambahan kepada para pemain Borneo FC.

Meski demikian, Jeronimo tidak ingin terburu-buru menilai kekuatan calon lawan. Pelatih asal Portugal tersebut mengaku masih membutuhkan waktu untuk mempelajari karakter permainan masing-masing tim yang akan dihadapi.

“Namun pada kenyataannya, saya tidak ingin mengomentari lawan-lawannya karena saya tidak mengenal mereka. Saya harus mempelajarinya terlebih dahulu untuk memberikan pendapat,” ungkap Jeronimo.

Menurut Jeronimo, tidak ada pertandingan yang bisa dianggap mudah dalam kompetisi sepak bola, terlebih ketika Borneo FC membawa nama Indonesia di level Asia. Karena itu, ia meminta para pemain tetap rendah hati dan bekerja keras sejak persiapan hingga pertandingan berlangsung.

“Saya yakin dalam sepak bola tidak ada pertandingan yang mudah. Kami harus rendah hati, kami harus bekerja keras agar bisa tampil baik dalam pertandingan tersebut,” sambung dia.

Jeronimo juga melihat kehadiran suporter sebagai salah satu faktor yang bisa meningkatkan kekuatan Borneo FC. Bermain di Stadion Segiri membuat Pesut Etam memiliki kesempatan untuk mendapatkan dukungan penuh dari publik Samarinda.

Atmosfer tersebut diharapkan mampu membantu pemain menjaga motivasi ketika menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.

“Saya pikir ini akan memberi kami kekuatan besar untuk permainan dan daya maksimum. Dan bersama para penggemar kami, baik di saat-saat baik maupun buruk, seperti yang selalu saya katakan, kita akan selalu lebih kuat,” pungkas Jeronimo.

Dengan jadwal fase grup yang berlangsung dalam rentang waktu singkat, Borneo FC perlu menyiapkan skuad secara matang. Rotasi pemain, kebugaran, serta pemahaman terhadap karakter lawan akan menjadi bagian penting dari persiapan menuju ACGL 2026/2027.

Status tuan rumah juga membawa tanggung jawab tersendiri. Borneo FC tidak hanya dituntut tampil kompetitif, tetapi juga memanfaatkan dukungan publik Samarinda untuk meraih hasil maksimal sejak pertandingan pertama.

(Sumber: Borneo FC)