Sertifikat Pramuka Garuda Jadi Tiket Emas Masuk TNI-Polri Tanpa Tes
| Ketua Kwarnas Pramuka Budi Waseso memastikan sertifikat Pramuka Garuda bisa jadi jalur khusus daftar TNI, Polri, hingga PTN tanpa tes. ( Foto: Gebrak. id) |
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK. ID, JAKARTA– Kabar menggembirakan bagi para anggota Pramuka berprestasi. Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Budi Waseso, memastikan bahwa sertifikat Pramuka Garuda kini dapat digunakan sebagai jalur khusus untuk mendaftar menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tanpa harus melalui serangkaian tes umum.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap kegiatan kepramukaan sekaligus mengakui kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan melalui pembinaan Pramuka Garuda.
“Setiap Pramuka Garuda ya, itu nanti yang dari Penegak yang memenuhi syarat atas sebagai Pramuka Garuda, bila mau jadi polisi bisa langsung tanpa tes. Ke TNI juga gitu, termasuk Perguruan Tinggi, dan sekarang itu sudah berjalan,” tegas Budi Waseso usai melakukan ziarah ke Makam Bung Karno, Selasa (4/8).
Kerja Sama Strategis dengan TNI-Polri dan PTN
Budi Waseso menjelaskan bahwa keistimewaan ini merupakan hasil kerja sama yang telah disempurnakan antara Kwarnas Pramuka dengan institusi TNI, Polri, hingga Perguruan Tinggi (PTN) . Proses penilaian bagi Pramuka Garuda telah disesuaikan dengan mekanisme yang berlaku di masing-masing institusi, sehingga kualitas yang dihasilkan setara dengan lulusan seleksi pada umumnya.
Hal ini sejalan dengan visi sinergi yang telah lama dibangun antara Pramuka dan aparat keamanan negara. Sebelumnya, dalam berbagai kesempatan, Kwarnas dan Mabes Polri telah menegaskan komitmen bersama dalam membangun karakter anak bangsa melalui gerakan Pramuka . Sinergi ini juga terlihat dalam dukungan TNI-Polri terhadap berbagai kegiatan Pramuka, termasuk pelantikan Pramuka Garuda di berbagai tingkatan.
Contoh Nyata Pentingnya Pramuka
Budi menyebut bahwa kebijakan ini menjadi bukti nyata bahwa Pramuka adalah wadah penting bagi generasi muda, terutama bagi para siswa di semua jenjang pendidikan . Ketertarikan terhadap Pramuka dinilai masih tinggi, terbukti dari tercapainya 24 ribu peserta dalam perhelatan Jambore Nasional.
“Seleksi Pramuka Garuda ini menjadi contoh dalam mencari anggota terbaik dari yang baik-baik, dari tingkat Kecamatan hingga Provinsi,” imbuhnya.
Pria yang akrab disapa Buwas ini menambahkan bahwa kegiatan Pramuka tetap relevan dengan perkembangan pendidikan saat ini dan sifatnya wajib bagi siswa SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi . Revisi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka pun diharapkan semakin memperkuat posisi Pramuka sebagai pilar penting pendidikan karakter bangsa, mengingat Pramuka, seperti halnya TNI dan Polri, merupakan lembaga yang dianugerahi panji oleh negara.
( berbagai sumber)
