Viral Benda Mirip Peluru Ditemukan di Daging Menu MBG Lampung Utara, SPPG Disetop

1787792921180

Temuan benda yang diduga menyerupai peluru senapan angin dalam menu MBG siswa SDN 3 Sindangsari Lampung Utara masih diperiksa. SPPG penyedia makanan dihentikan sementara.(Foto: BGN)

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID,LAMPUNG UTARA — Video yang memperlihatkan benda diduga menyerupai peluru senapan angin ditemukan di dalam potongan daging menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah dasar di Lampung Utara viral di media sosial. Temuan tersebut terjadi di SD Negeri 3 Sindangsari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.

Pihak berwenang kini melakukan pemeriksaan untuk memastikan jenis benda sekaligus menelusuri bagaimana benda tersebut bisa berada di dalam makanan. Berdasarkan laporan yang diterima Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Lampung, peristiwa tersebut terjadi pada rentang 14-16 Agustus 2026.

Video temuan itu kemudian menyebar di media sosial setelah seorang guru merekam potongan daging yang disebut terdapat benda menyerupai proyektil. Dalam video tersebut, guru menyebut benda itu ditemukan oleh seorang siswa kelas 5 bernama Ardi ketika mendapatkan menu MBG. “Ini murid saya kelas 5, Ardi, menemukan satu buah peluru senapan angin di dalam daging,” ujar guru tersebut dalam video yang beredar.

Guru tersebut juga mempertanyakan pengawasan terhadap makanan yang diproduksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindangsari serta meminta pengelola memberikan penjelasan atas temuan tersebut.

SPPG Sindangsari Disetop Sementara

Kepala Bagian Tata Usaha KPPG Lampung Fitra Alfarisi membenarkan adanya laporan mengenai benda yang disebut menyerupai peluru tersebut. Fitra mengatakan operasional SPPG Sindangsari telah dihentikan sementara atau disuspend. Langkah tersebut dilakukan sembari proses pemeriksaan dan penelusuran berlangsung.

“Sudah monitor, itu dapurnya sudah di-suspend. Saat ini tim kami masih mencari tahu peluru senapan angin itu berasal dari mana,” kata Fitra saat dikonfirmasi pada Rabu (26/8/2026). Menurut Fitra, laporan mengenai kejadian tersebut telah diterima secara berjenjang. Pihak KPPG juga telah melakukan pengecekan terhadap informasi yang beredar, termasuk video yang menjadi viral di media sosial.

Sementara itu, potongan daging yang diduga mengandung benda asing tersebut telah diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara. Pemeriksaan dan uji laboratorium dilakukan untuk memastikan benda yang ditemukan serta membantu penelusuran sumbernya.

KPPG Lampung belum menyimpulkan bagaimana benda tersebut dapat berada di dalam daging. Kesimpulan baru akan diambil setelah proses pemeriksaan selesai.”Kami tidak ingin terburu-buru menyimpulkan penyebabnya sebelum proses pemeriksaan selesai,” ujar Fitra.

BGN Punya Standar Keamanan Pangan MBG

Kasus ini menjadi perhatian karena keamanan pangan merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan program MBG. Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya menegaskan seluruh SPPG wajib memenuhi standar keamanan pangan. Pedoman BGN mencakup pengendalian terhadap risiko cemaran biologis, kimia, maupun fisik yang berpotensi membahayakan penerima manfaat.

BGN juga menetapkan sertifikasi keamanan pangan sebagai bagian dari persyaratan SPPG. Pengelolaan makanan harus dilakukan melalui proses yang terstandar, termasuk aspek higiene, sanitasi, pengolahan, hingga distribusi makanan. Karena itu, temuan benda asing dalam makanan seperti yang terjadi di Lampung Utara perlu diperiksa secara menyeluruh untuk mengetahui titik masuknya benda tersebut dan memastikan tidak terjadi pada proses produksi maupun distribusi.

SPPG Diminta Perketat Pengawasan

KPPG Lampung mengimbau seluruh SPPG di wilayah Lampung dan Bengkulu memperketat pengawasan dalam setiap tahapan penyediaan makanan MBG. Makanan yang diberikan kepada penerima manfaat harus memenuhi standar kebersihan, kecukupan gizi, serta layak dikonsumsi. KPPG juga menyatakan terbuka terhadap laporan dan kritik masyarakat sebagai bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program.

Hingga kini, belum ada kesimpulan resmi bahwa benda yang ditemukan tersebut benar merupakan peluru senapan angin. Kepastian mengenai jenis benda dan penyebab keberadaannya di dalam potongan daging masih menunggu hasil pemeriksaan.Dengan demikian, klaim mengenai “peluru dalam menu MBG” masih sebatas dugaan berdasarkan temuan yang direkam dalam video dan belum menjadi kesimpulan resmi pihak berwenang.

(berbagai sumber)