Cesc Fabregas Ungkap Rahasia Performa Como Usai Tekuk Parma: Belajar dari Arsenal
Pelatih Como, Cesc Fabregas. (Foto: Football Italia)
GEBRAK.ID — Cesc Fabregas mulai melihat bentuk tim yang ingin dibangunnya bersama Como. Salah satu inspirasinya datang dari klub raksasa Inggris Arsenal, terutama dalam memaksimalkan peran pemain belakang untuk mencetak gol.
Pernyataan itu disampaikan Fabregas setelah Como mengalahkan Parma 2-1 pada pekan keempat Serie A Liga Italia 2026/2027 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Senin (14/9/2026) malam WIB.
Kemenangan tersebut terasa semakin penting karena Como baru saja menjalani debut bersejarah di Liga Champions. Pada laga perdana kompetisi elite Eropa itu, Como tampil meyakinkan dengan menghancurkan RB Leipzig 4-1.
Menariknya, dua gol Como ke gawang Parma kali ini justru lahir dari pemain belakang. Jacobo Ramon dan Kaiki Bruno menjadi penentu kemenangan tim asuhan Fabregas.
Bagi Fabregas, kemampuan bek untuk ikut menyumbang gol merupakan salah satu senjata penting dalam sepak bola modern. Ia kemudian mengaitkannya dengan keberhasilan Arsenal menjadi juara Liga Inggris.
“Dalam sepak bola modern, memiliki bek yang bisa mencetak gol merupakan hal yang sangat penting. Arsenal menjuarai Premier League sebagian besar berkat gol-gol dari situasi bola mati,” ujar Fabregas, seperti dikutip Football Italia, Selasa (15/9/2026).
Pelatih asal Spanyol itu menilai Como bisa mendapatkan keuntungan besar apabila kemampuan serupa mulai menjadi bagian dari permainan mereka. “Jika kami bisa menambahkan kemampuan ini ke dalam permainan kami, maka itu akan menjadi sebuah keuntungan,” lanjutnya.
Fabregas juga memberikan apresiasi terhadap respons para pemain Como setelah pertandingan Liga Champions. Menurutnya, kemenangan atas Parma menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki timnya.
Sejumlah pemain harus menghadapi kondisi fisik yang terkuras setelah pertandingan melawan Leipzig. Fabregas pun melakukan rotasi, tetapi para pemain pengganti mampu menjaga kualitas permainan.
“Beberapa pemain sangat kelelahan, kami melakukan sejumlah pergantian, dan saya menyukai cara para pemain pengganti tampil,” kata Fabregas. “Ini adalah respons penting bagi tim, karena itu berarti saya bisa mengandalkan semua pemain. Saya sangat senang dengan performa yang kami tunjukkan.”
Hasil tersebut membuat Como mengoleksi 10 poin dari empat pertandingan Serie A dan naik ke posisi ketiga. Como juga belum terkalahkan di kompetisi domestik, setelah sebelumnya bermain imbang melawan Udinese dan meraih kemenangan atas Napoli serta Parma.
Performa tersebut menunjukkan perkembangan cepat Como di bawah Fabregas. Setelah mencatat sejarah dengan tampil di Liga Champions, klub yang dimiliki keluarga Hartono dari Indonesia itu kini mulai menunjukkan kemampuan menjaga konsistensi ketika harus bertanding di tengah jadwal yang padat.
Bagi Fabregas, kemampuan bertahan dengan kualitas permainan yang sama dalam situasi seperti itu menjadi bagian penting dari proses Como membangun diri sebagai kekuatan baru di sepak bola Italia.
(Damar Pratama/Berbagai Sumber)
