John Terry Bongkar Celah Arsenal, Klaim 3 Bintang Chelsea Bisa Jadi Senjata Mematikan
Trio penyerang Chelsea Joao Pedro (kiri), Cole Palmer (tengah), dan Morgan Rogers merayakan gol pada pertandingan Liga Inggris 2026/2027 kontra tuan rumah Fulham di Stadion Craven Cottage, London, Senin (24/8/2026) malam waktu setempat. Ketiga pemain tersebut masing-masing membuat satu gol untuk membawa timnya menang 3-2. (Foto: Chelsea)
GEBRAK.ID — Chelsea mendapat petunjuk penting menjelang duel panas menghadapi Arsenal pada lanjutan Premier League 2026/2027. Legenda sekaligus mantan kapten Chelsea, John Terry, mengungkap celah yang bisa dimanfaatkan tim besutan Xabi Alonso untuk membongkar pertahanan kokoh Arsenal.
Chelsea akan bertandang ke markas Arsenal pada Minggu (6/9/2026). Kedua tim sama-sama mengawali musim dengan catatan sempurna dan mengoleksi kemenangan dalam dua pertandingan pertama.
Meski tampil sempurna, Chelsea menunjukkan masalah di lini belakang. Pasukan Xabi Alonso kebobolan dua gol saat menghadapi Fulham dan tiga gol ketika menjamu Brighton & Hove Albion. Beruntung, Chelsea tetap mampu mengamankan kemenangan dalam kedua pertandingan tersebut.
Situasinya berbeda dengan Arsenal. Tim asuhan Mikel Arteta tampil solid di pertahanan dan belum kebobolan dalam kemenangan atas Coventry City serta Aston Villa.
Arteta juga mempertahankan susunan empat pemain belakang yang sama dalam dua pertandingan tersebut. Dengan William Saliba masih mengalami cedera, komposisi lini belakang Arsenal diperkirakan tidak banyak berubah saat menghadapi Chelsea.
John Terry menilai Chelsea tidak perlu gentar dengan kekuatan pertahanan Arsenal. Menurutnya, the Blues justru harus memaksa para bek tengah the Gunners meninggalkan posisi nyaman mereka.
“Bagaimana cara mengekspos bek tengah ini? Lewat celah dan sisi luar, di mana saya pikir kami sangat kuat dengan Neto, Estevao dan Morgan Rogers. Saya pikir itu akan menjadi kunci,” ujar Terry.
Terry menilai Chelsea harus terus menyerang area melebar, terutama ketika pertandingan memasuki fase akhir. Strategi tersebut dapat membuat bek tengah Arsenal keluar dari posisi sentral yang selama ini menjadi zona aman mereka.
“Ketika pertandingan memasuki menit ke-60 atau 70, Anda ingin menarik bek tengah keluar dari posisi sentral mereka yang sangat nyaman dan terlindungi,” kata dia.
Menurut Terry, ruang di sisi lapangan dapat menjadi titik lemah Arsenal. Ben White dan Riccardo Calafiori dinilai kerap bergerak menyerang dan masuk ke area yang lebih ke dalam sehingga meninggalkan ruang yang bisa dieksploitasi lawan.
“Begitu mereka ditarik ke area yang lebih lebar, situasinya terasa asing dan mereka menjadi sedikit lebih terbuka,” jelas Terry.
Karena itu, Chelsea diyakini bisa mengandalkan kecepatan dalam serangan balik. Terry menyebut pendekatan menyerang dari area tinggi dan lebar dapat membuka peluang bagi Chelsea untuk merusak pertahanan Arsenal.
“Semakin sering kami melakukan itu dalam serangan balik, saya pikir kami punya peluang. Ruang yang bisa mereka eksploitasi adalah dengan maju tinggi dan melebar,” ucap Terry.
Pertarungan Chelsea dan Arsenal pun bukan hanya menjadi duel dua tim dengan rekor sempurna. Laga tersebut juga akan menguji apakah strategi Alonso mampu menemukan celah di balik pertahanan Arsenal yang sejauh ini tampil sangat disiplin.
(A. Rayyan K/Sumber: Chelsea)
