Raphinha Meledak sebagai Striker, Barcelona Mulai Lupakan Kegagalan Datangkan Julian Alvarez

rapinha dan gordon barcelona

Raphinha (kiri) bersalaman dengan Anthony Gordon setelah mencetak gol untuk Barcelona pada laga lanjutan La Liga Spanyol 2026/2027 melawan Rayo Vallecano di Stadion Camp Nou, Barcelona, Senin (31/8/2026) malam waktu setempat. (Foto: Barcelona)

GEBRAK.ID — Barcelona tampaknya mulai menemukan jawaban atas kegagalan mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid. Raphinha justru tampil luar biasa setelah dipercaya mengisi posisi penyerang tengah pada awal musim La Liga Spanyol 2026/2027.

Winger asal Brasil itu sudah mencetak lima gol hanya dalam tiga pertandingan. Catatan tersebut membuat pelatih Barcelona Hansi Flick semakin yakin menempatkan Raphinha sebagai ujung tombak, meski posisi tersebut bukan peran alaminya.

Barcelona sebelumnya memburu Alvarez dari Atletico Madrid untuk memperkuat lini depan setelah Robert Lewandowski dan Ferran Torres meninggalkan klub pada musim panas. Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil.

Sebagai gantinya, Barcelona mendatangkan mantan penyerang Manchester City, Gabriel Jesus, dari Arsenal pada hari terakhir bursa transfer. Menariknya, Jesus sendiri mengakui bahwa dirinya datang bukan untuk menggantikan pemain yang sedang tampil luar biasa.

“Saya tidak berpikir saya datang untuk meningkatkan tim karena tim ini sudah… hebat. Saya hanya datang untuk membantu,” kata Jesus saat diperkenalkan kepada publik, Selasa (2/9/2026).

Sementara itu, Flick tidak ragu memberikan kepercayaan kepada Raphinha. Pelatih asal Jerman tersebut menilai sang pemain merupakan pilihan terbaik Barcelona untuk posisi nomor sembilan saat ini.

“Dalam momen ini, Raphinha bermain sangat bagus. Dia adalah pilihan terbaik bagi kami saat ini di posisi ini,” ujar Flick, Sabtu (5/9/2026).

Perubahan posisi tersebut juga menjadi bagian dari perkembangan besar Raphinha sejak Flick menangani Barcelona. Pemain berusia 29 tahun itu sebelumnya sempat frustrasi ketika masih berada di bawah arahan Xavi Hernandez.

Baca juga Simeone: Saya Harap Julian Alvarez Belajar dari Saga Transfer Barcelona

Kini, Raphinha justru menjadi salah satu pemimpin penting di ruang ganti Barcelona. Ia bahkan dipercaya mengenakan ban kapten pada musim ini.

Marc Bernal menilai Raphinha layak menjadi panutan, terutama bagi para pemain muda. “Raphinha adalah panutan karena dia banyak membantu kami, terutama para pemain muda. Dia mudah didekati, dan itulah yang kami inginkan dari seorang kapten,” kata Bernal kepada DAZN.

Ketajaman Raphinha terlihat sejak pertandingan pertama. Ia mencetak dua gol ketika Barcelona menghancurkan Elche 5-0, kemudian kembali mencetak gol dalam kemenangan 2-0 atas Athletic Bilbao.

Pada pertandingan berikutnya melawan Rayo Vallecano, Raphinha kembali membukukan dua gol dalam kemenangan 5-2 Barcelona.

Flick sebelumnya juga kecewa ketika Raphinha tidak masuk sebagai pemenang Ballon d’Or 2025. Menurutnya, performa impresif sang pemain musim ini bukan sebuah kejutan karena ia sudah mengetahui kualitas kelas dunia yang dimilikinya.

Barcelona kini akan menghadapi Valencia di Mestalla, Minggu (6/9/2026). Laga tersebut menjadi ujian berbeda karena Valencia berpeluang bermain lebih dalam dan membatasi ruang yang biasa dimanfaatkan Raphinha untuk menusuk.

Selain itu, jadwal Liga Champions yang segera dimulai membuat Flick perlu melakukan rotasi. Kehadiran Gabriel Jesus pun bisa menjadi solusi untuk mengurangi beban Raphinha, terutama setelah sang pemain sempat mengalami sejumlah masalah cedera musim lalu.

(A. Rayyan K/Sumber: Barcelona)