Timnas Basket Putri Indonesia Kalah 41-110 dari China, Zhang Ziyu Jadi Pembeda

timnas basket putri ada kimberly

Pemain timnas bola basket putri Indonesia Kimberley Pierre-Louis saat memegang bola untuk melewati adangan pebasket Thailand dalam pertandingan Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, Kamis (17/9/2026). (Foto: DPP Perbasi)

GEBRAK.ID — Timnas basket putri Indonesia harus mengakui keunggulan China dengan skor telak 41-110 dalam pertandingan terakhir Grup A Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Senin (21/9/2026).

Indonesia kesulitan menghadapi permainan agresif China sejak awal pertandingan. Kehadiran Zhang Ziyu, center China dengan tinggi sekitar dua meter, turut menjadi tantangan besar bagi skuad Garuda Pertiwi.

Meski berada dalam tekanan, Indonesia sempat memberikan perlawanan dan berusaha menjaga jarak perolehan angka. Tim asuhan Gitautas Kievinas lebih banyak mengandalkan penetrasi dan tembakan dua angka dibandingkan percobaan dari luar garis tiga angka.

China kemudian mulai memperlebar keunggulan. Indonesia menutup kuarter pertama dengan ketertinggalan 13-19 sebelum lawan semakin menjauh pada kuarter-kuarter berikutnya.

Perbedaan kualitas permainan semakin terlihat setelah China mampu mengontrol tempo pertandingan sekaligus memaksimalkan keunggulan fisik di bawah ring. Indonesia pun kesulitan mengejar perolehan angka hingga pertandingan berakhir dengan skor 41-110.

Kekalahan tersebut tidak mengubah posisi Indonesia untuk melaju ke babak delapan besar. Tiket perempat final sudah diamankan setelah Indonesia mengalahkan Thailand 61-52 pada pertandingan pertama Grup A, 17 September lalu.

Manajer timnas basket putri Indonesia Handoyo sebelumnya meminta para pemain tampil lebih lepas saat menghadapi China. Ia menyebut pencapaian lolos ke delapan besar setidaknya menyamai hasil Indonesia pada Asian Games sebelumnya.

“Akhirnya kami paling tidak sama dengan pencapaian Asian Games yang lalu dan semoga dapat melampauinya,” kata Handoyo dalam keterangan tertulis DPP Perbasi.

Hasil melawan China memang tidak lagi menentukan kelolosan Indonesia. Sebelum pertandingan terakhir, Indonesia sudah mengantongi dua poin dari satu kemenangan. China juga mengoleksi dua poin, tetapi berada di posisi teratas grup karena memiliki selisih angka yang jauh lebih baik.

China sdatang sebagai salah satu kekuatan utama basket putri Asia. Olympic Council of Asia mencatat China mengincar gelar Asian Games ketiga secara beruntun setelah menjadi juara pada Jakarta-Palembang 2018 dan Hangzhou 2022.

Bagi Indonesia, perhatian kini beralih ke babak perempat final yang akan berlangsung pada Kamis, 24 September 2026. Skuad Merah Putih memiliki waktu untuk melakukan pemulihan sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi lawan berikutnya.

(A. Rayyan K/Sumber: KOI/Perbasi)