Janice Tjen Buka Jalan Pertahankan Gelar Chennai dengan Kemenangan Telak

janice-tjen-X-WTA

Petenis putri Indonesia Janice Tjen mengawali perjuangan mempertahankan gelar Chennai Open 2026 dengan hasil meyakinkan. Menghadapi wakil Amerika Serikat Katherine Hui pada babak 32 besar, Selasa (3/11/2026), Janice menang dua set langsung dengan skor 6-1, 6-2. (Foto: X/WTA)

GEBRAK.ID — Petenis putri Indonesia Janice Tjen mengawali perjuangan mempertahankan gelar Chennai Open 2026 dengan hasil meyakinkan. Menghadapi wakil Amerika Serikat Katherine Hui pada babak 32 besar, Selasa (3/11/2026), Janice menang dua set langsung dengan skor 6-1, 6-2.

Bertanding di SDAT Tennis Stadium, Chennai, India, Janice hanya membutuhkan waktu 59 menit untuk memastikan tiket ke babak 16 besar. Sebagai unggulan pertama, petenis berusia 24 tahun itu tampil agresif dan mampu mengendalikan permainan sejak awal.

Janice langsung merebut empat gim pertama pada set pembuka untuk memimpin 4-0. Hui sempat mencuri satu gim, tetapi petenis Indonesia tersebut segera kembali mengambil kendali dan menutup set pertama dengan skor 6-1.

Situasi serupa terjadi pada set kedua. Janice kembali melesat dengan keunggulan empat gim tanpa balas. Hui berusaha memperkecil ketertinggalan dengan merebut dua gim, tetapi upayanya tidak cukup untuk menghentikan dominasi Janice.

Petenis Indonesia itu akhirnya mengunci kemenangan 6-2 sekaligus menyelesaikan pertandingan tanpa harus memainkan set ketiga.

Catatan statistik turut menunjukkan keunggulan Janice. Ia mengumpulkan 68 persen total poin, sedangkan Hui hanya memperoleh 32 persen. Janice juga mencatatkan dua ace dan tidak melakukan kesalahan servis ganda.

Tantangan Berikutnya Joanna Garland

Kemenangan atas Hui membawa Janice ke babak 16 besar. Ia selanjutnya dijadwalkan menghadapi petenis Taiwan, Joanna Garland, yang juga melaju ke putaran kedua.

Pertandingan tersebut menjadi ujian berikutnya bagi Janice dalam upaya mempertahankan gelar turnamen WTA 250 yang berlangsung pada 2-8 November 2026 itu.

Janice datang ke Chennai dengan status juara bertahan setelah mengukir prestasi pada edisi 2025. Tahun lalu, ia menaklukkan petenis Australia Kimberly Birrell dengan skor 6-4, 6-3 pada partai final.

Gelar tersebut memiliki arti penting bagi tenis Indonesia. Janice mengakhiri penantian selama 23 tahun untuk kembali menghadirkan juara tunggal Indonesia di turnamen level WTA. Sebelumnya, Angelique Widjaja menjadi petenis Indonesia terakhir yang meraih gelar tunggal WTA pada 2002.

Kini, Janice menghadapi tantangan berbeda. Selain berstatus juara bertahan, ia juga memikul ekspektasi sebagai unggulan teratas Chennai Open 2026.

Situs resmi WTA mencatat turnamen Chennai Open berlangsung di lapangan keras luar ruang dengan melibatkan 32 pemain pada undian tunggal utama. Kemenangan pembuka ini menjadi modal penting bagi Janice untuk menjaga peluang melangkah lebih jauh.

Jika mampu melewati Joanna Garland, langkah Janice menuju perempat final akan semakin dekat. Namun, ia tetap perlu menjaga konsistensi permainan karena persaingan menuju gelar juara masih panjang.

(A. Rayyan K/Sumber: WTA)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID