Borneo FC Masuk Grup D AFC Challenge League 2026/2027, Tantangan Berat Menanti

Borneo-FC-Makin-Kukuh-di-Puncak-Klasemen-1760933313

Borneo FC Samarinda mendapat lawan dari tiga negara setelah masuk Grup D AFC Challenge League 2026/2027. Pengundian kompetisi antarklub Asia itu berlangsung di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (20/8/2026). (Foto: I.League)

Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, JAKARTA — Borneo FC Samarinda mendapat lawan dari tiga negara setelah masuk Grup D AFC Challenge League 2026/2027. Pengundian kompetisi antarklub Asia itu berlangsung di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (20/8/2026).

Borneo FC berada satu grup dengan One Taguig FC dari Filipina, Tainan City FC asal Taiwan, serta pemenang laga play-off antara Yangon United dari Myanmar dan Ezra FC dari Laos.

Hasil undian tersebut sekaligus memberi keuntungan bagi Borneo FC karena klub asal Samarinda itu akan menjadi tuan rumah seluruh pertandingan Grup D.

Fase grup dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada 17-24 Oktober 2026. Borneo FC tentu memiliki peluang memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya.

AFC membagi fase grup AFC Challenge League 2026/2027 ke dalam lima grup. Grup A, B, dan C berada di zona barat, sedangkan Grup D dan E menjadi bagian zona timur.

Persaingan di Grup D akan menarik karena Borneo FC harus menghadapi klub dari Filipina dan Taiwan, sementara satu tempat lainnya masih menunggu hasil play-off antara Yangon United dan Ezra FC.

Di Grup A, tuan rumah Paro FC dari Bhutan akan bersaing dengan Ahal FC dari Turkmenistan, Al Ansar FC dari Lebanon, dan Al Ittihad Ahli dari Suriah.

Grup B dihuni Al Arabi SC dari Kuwait, Nejmeh SC dari Lebanon, FC Istiklol dari Tajikistan yang bertindak sebagai tuan rumah, serta Homs Al Fidaa dari Suriah.

Sementara itu, Grup C mempertemukan FC Goa dari India, Qadsia SC dari Kuwait selaku tuan rumah, Fortis FC dari Bangladesh, dan FC Regar-Tadaz dari Tajikistan.

Persaingan di Grup E juga bisa melibatkan klub Indonesia. Satu tim yang kalah dalam play-off ACL 2 antara Persib Bandung dan Manila Digger akan menempati salah satu slot grup tersebut.

Selain itu, Grup E dihuni Shan United dari Myanmar sebagai tuan rumah, New Taipei City dari Taiwan, serta pemenang play-off antara Kasuka FC dari Brunei Darussalam dan Karketu Dili FC dari Timor Leste.

Delapan Tim Lolos ke Perempat Final

AFC menerapkan format berbeda untuk menentukan tim yang lolos dari zona barat dan timur.

Dari Grup A hingga C di zona barat, tiga juara grup akan lolos ke perempat final bersama satu runner-up terbaik. Sementara itu, zona timur hanya meloloskan dua tim terbaik dari Grup D dan E.

Format tersebut membuat setiap pertandingan di Grup D menjadi penting bagi Borneo FC. Klub berjuluk Pesut Etam itu harus mengamankan posisi dua besar jika ingin melanjutkan kiprahnya di kompetisi Asia.

Setelah fase grup dan babak gugur selesai, satu wakil dari zona barat akan bertemu satu wakil zona timur di partai final.

Final AFC Challenge League 2026/2027 dijadwalkan berlangsung dengan sistem satu pertandingan pada 8 Mei 2027. Namun, AFC belum menentukan lokasi pertandingan puncak tersebut.

Bagi Borneo FC, tampil sebagai tuan rumah fase grup menjadi kesempatan penting untuk mencatat prestasi lebih jauh di pentas Asia. Dukungan suporter di Stadion Segiri bakal menjadi salah satu modal menghadapi persaingan ketat Grup D.

(Sumber: AFC)