Zulhas Minta Menteri hingga Anggota DPR dari PAN Potong Gaji Sebulan untuk Korban Gempa NTT

1787492031069

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta seluruh kader PAN yang saat ini menduduki jabatan publik menyumbangkan gaji satu bulan untuk membantu korban gempa NTT dan bencana karhutla.(Foto:instagram)

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID,JAKARTA — Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta seluruh kader PAN yang sedang menduduki jabatan publik untuk memotong gaji selama satu bulan. Dana tersebut akan digunakan untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), serta korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Permintaan tersebut disampaikan Zulhas saat menghadiri peringatan HUT ke-28 PAN di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Minggu (23/8/2026). “Kami turut berduka cita mendalam dan berduka saudara-saudara kita keluarga kita yang ada di NTT juga di Kalimantan yang terkena karhutla ya. Kami sudah minta satu bulan semua potong gaji untuk membantu saudara-saudara kita di NTT,” ujar Zulhas.

Menteri hingga anggota DPR diminta ikut menyumbang

Zulhas meminta kebijakan tersebut dilakukan oleh kader PAN yang saat ini mendapatkan amanah sebagai pejabat publik, termasuk mereka yang berada di pemerintahan maupun parlemen. Langkah itu menjadi bentuk kepedulian kader PAN terhadap masyarakat yang tengah menghadapi bencana.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 sebelumnya mengguncang wilayah Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Berdasarkan catatan BMKG, gempa tersebut berpusat di laut sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. Gempa sempat memicu peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah.

Dampak gempa tersebut masih dirasakan masyarakat hingga lebih dari sepekan setelah kejadian utama. BNPB pada Minggu (23/8) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa NTT telah mencapai 53 orang. BMKG catat ribuan gempa susulan

Situasi pascagempa juga masih diwarnai aktivitas kegempaan. BMKG mencatat 4.258 gempa susulan hingga Jumat (21/8) pukul 05.00 WIB. BMKG menyebut aktivitas gempa susulan tersebut masih berpotensi berlangsung hingga sekitar empat minggu setelah gempa utama. Pada Minggu (23/8), aktivitas gempa di wilayah Flores juga masih tercatat. BMKG mencatat gempa magnitudo 4,0 yang berpusat di laut sekitar 42 kilometer utara Ruteng, Manggarai, pada pukul 10.41 WIB, dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa tersebut dirasakan pada skala III-IV MMI di Kabupaten Manggarai. Karena itu, masyarakat di wilayah terdampak masih diminta berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan dan menghindari bangunan yang telah mengalami kerusakan.

Pemerintah siapkan bantuan 1.000 rumah

Selain penanganan darurat, pemerintah juga mulai menyiapkan program pemulihan bagi warga yang terdampak.Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 rumah bagi warga terdampak gempa di tiga kabupaten di Pulau Flores, yakni Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo.

Bantuan tersebut ditujukan untuk mempercepat pemulihan masyarakat yang kehilangan atau mengalami kerusakan tempat tinggal akibat gempa. Pemerintah Provinsi NTT juga terus mempercepat perbaikan berbagai infrastruktur yang terdampak gempa agar fasilitas yang mengalami kerusakan dapat kembali berfungsi.

Di tengah proses pemulihan tersebut, ajakan solidaritas dari berbagai pihak terus bermunculan. Instruksi Zulhas kepada kader PAN untuk menyumbangkan gaji satu bulan menjadi salah satu bentuk dukungan politik dan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana di NTT.

(berbagai sumber)