ALVA Buka Kemitraan Sewa Lahan untuk Boost Charge Station, Target Perluas Jaringan Motor Listrik
Pemilik lahan strategis kini berkesempatan menjadi mitra ALVA untuk mendukung perluasan jaringan pengisian daya cepat motor listrik di berbagai wilayah Indonesia. ( Foto: ALVA)
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID,JAKARTA — Produsen motor listrik ALVA membuka program kemitraan penyediaan lahan untuk pembangunan Boost Charge Station. Program ini menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas infrastruktur pengisian daya cepat kendaraan listrik roda dua di Indonesia.
Melalui program tersebut, pemilik lahan di lokasi strategis dapat mendaftarkan lahannya untuk menjadi bagian dari jaringan Boost Charge Station ALVA. Perluasan titik pengisian daya diharapkan semakin memudahkan pengguna motor listrik dalam mengisi baterai ketika menjalankan aktivitas sehari-hari maupun melakukan perjalanan antarkota.
Chief Marketing Officer ALVA Putu Swaditya Yudha mengatakan, program kemitraan lahan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas jaringan pengisian daya secara lebih masif. “Pendaftaran mitra lahan Boost Charge Station ini merupakan bagian dari upaya ALVA untuk terus memasifkan jaringan pengisian daya di seluruh Indonesia,” kata Putu, Kamis (27/8/2026).
ALVA Klaim Punya Ratusan Konektor Boost Charge
Ekspansi jaringan tersebut dilakukan ketika penggunaan fasilitas pengisian daya ALVA terus meningkat. Berdasarkan informasi terbaru ALVA, perusahaan kini telah menyediakan lebih dari 400 konektor Boost Charge yang tersebar di berbagai lokasi strategis di Indonesia. Sebelumnya, pada pertengahan 2026, ALVA menyebut jaringan tersebut telah mencapai lebih dari 400 konektor di 150 lokasi.
Sejumlah lokasi pengisian daya ALVA juga berada di kawasan yang terintegrasi dengan aktivitas masyarakat. Perusahaan tercatat bekerja sama dengan sejumlah mitra, termasuk Kopi Kenangan, Pizza Hut, dan Alfamart. Ketersediaan jaringan tersebut menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem kendaraan listrik ALVA. Pengguna dapat mengetahui lokasi charging station melalui aplikasi My ALVA.
Pengisian Daya Motor Listrik Bisa Lebih Cepat
Boost Charge merupakan teknologi pengisian cepat yang dikembangkan ALVA untuk memangkas waktu pengisian baterai. Pada ALVA N3 Next Gen, misalnya, pengisian baterai dari 10 persen hingga 50 persen dapat dilakukan dalam waktu kurang dari 25 menit menggunakan Boost Charge.
Motor tersebut memiliki klaim jarak tempuh hingga 140 kilometer dengan kecepatan maksimum 80 km/jam. ALVA juga menyatakan teknologi Boost Charge didukung sistem manajemen baterai atau Battery Management System (BMS) untuk mengatur arus, tegangan, dan suhu selama proses pengisian.
Dengan waktu pengisian yang lebih singkat, keberadaan stasiun pengisian cepat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung penggunaan motor listrik sebagai kendaraan untuk mobilitas harian.
Penggunaan Boost Charge Meningkat
Perluasan infrastruktur tersebut juga sejalan dengan meningkatnya pemanfaatan jaringan charging ALVA. Data yang dipublikasikan pada Juli 2026 menunjukkan penggunaan Boost Charge Station mencapai sekitar 154 ribu jam pada kuartal II 2026, meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan sekitar 57 ribu jam pada kuartal I 2026. Pada periode yang sama, total jarak tempuh pengguna ALVA di Indonesia disebut telah mencapai 78 juta kilometer hingga Juni 2026.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap titik pengisian daya yang mudah dijangkau menjadi semakin penting. Program kemitraan penyediaan lahan pun diharapkan dapat membantu ALVA mempercepat penambahan titik Boost Charge Station, khususnya di lokasi yang memiliki potensi lalu lintas pengguna kendaraan listrik.
Bagi pengguna, semakin luas jaringan pengisian daya berarti semakin banyak pilihan lokasi untuk mengisi baterai. Sementara bagi pemilik lahan, program kemitraan ini membuka peluang untuk menjadikan lokasi yang dimiliki sebagai bagian dari ekosistem kendaraan listrik yang sedang berkembang di Indonesia.
(berbagai sumber)
