Tiga Pegawai Pemkab Jayawijaya Ditembak Saat Antar Bantuan, Dua Dilaporkan Tewas

penembakan-pistol-pixabay

Tiga pegawai Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menjadi korban penembakan saat bersama rombongan mengantarkan bantuan kepada masyarakat di Distrik Muliama, Rabu (9/9/2026). (Foto ilustrasi: Pixabay)

GEBRAK.ID, JAYAPURA — Tiga pegawai Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menjadi korban penembakan saat bersama rombongan mengantarkan bantuan kepada masyarakat di Distrik Muliama, Rabu (9/9/2026).

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.45 WIT. Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Ilham Datu Ramang mengatakan, tiga korban merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

Berdasarkan laporan awal yang diterima TNI, ketiga pegawai tersebut diduga ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Ketiganya dilaporkan meninggal dunia dan telah dievakuasi ke RSUD Wamena.

“Insiden tersebut terjadi saat korban bersama rekan-rekannya sedang mengantarkan bantuan pangan dengan menggunakan kendaraan roda empat,” kata Ilham dikutip dari Antara dari Jayapura, Rabu petang.

Ilham menjelaskan, rombongan yang berangkat mengantarkan bantuan itu berjumlah delapan orang. Mereka membawa bantuan berupa ternak babi untuk diserahkan kepada masyarakat di wilayah Distrik Muliama.

Menurut laporan yang diterima Dandim, sebelum penembakan berlangsung, pelaku sempat memisahkan anggota rombongan yang bukan orang asli Papua (OAP) dari rekan-rekan mereka yang merupakan OAP.

Informasi mengenai pelaku maupun kondisi korban kemudian disampaikan kepolisian dengan keterangan yang masih berbeda. Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo membenarkan adanya penembakan terhadap tiga pegawai Pemkab Jayawijaya di Distrik Muliama.

Namun, kepolisian belum memastikan kelompok yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Polisi untuk sementara menyebut pelaku sebagai orang tidak dikenal karena kronologi lengkap serta identitas penembak masih dalam penyelidikan.

Kepolisian juga menyampaikan data sementara yang berbeda terkait kondisi para korban. Dari tiga pegawai yang menjadi sasaran penembakan, dua orang dilaporkan meninggal dunia, sedangkan seorang lainnya berada dalam kondisi kritis.

Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Sementara itu, aparat keamanan masih melakukan pendalaman di lokasi kejadian guna mengungkap kronologi penembakan dan memastikan identitas pelaku.

Peristiwa ini terjadi ketika para pegawai pemerintah sedang menjalankan tugas mengantarkan bantuan kepada masyarakat. Aparat pun terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian serta memastikan kondisi terakhir para korban.

Hingga berita ini ditulis, aparat masih mengumpulkan informasi dan melakukan pemeriksaan di lokasi. Polisi juga belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai motif penembakan maupun kelompok yang diduga berada di balik insiden tersebut.

(Saeful Imam/Sumber: Antara)