Marco Bezzecchi Bertekad Bangkit di MotoGP Austria Usai Gagal Finis di Misano

Pembalap MotoGP dari tim Aprilia Racing, Marco Bezzecchi. (Foto: MotoGP)

Marco Bezzecchi tidak ingin terlalu lama larut dalam kekecewaan setelah gagal finis pada MotoGP San Marino 2026. Pembalap Aprilia Racing itu langsung mengalihkan fokus ke Grand Prix Austria yang berlangsung akhir pekan ini. (Foto: MotoGP)

GEBRAK.ID – Marco Bezzecchi tidak ingin terlalu lama larut dalam kekecewaan setelah gagal finis pada MotoGP San Marino 2026. Pembalap Aprilia Racing itu langsung mengalihkan fokus ke Grand Prix Austria yang berlangsung akhir pekan ini.

Bezzecchi sebenarnya menjalani akhir pekan yang menjanjikan di Sirkuit Misano. Pembalap asal Italia tersebut merebut pole position dan kemudian finis kedua pada Sprint, sehingga mengantongi sembilan poin. Namun, peluang meraih hasil besar pada balapan utama sirna setelah ia terjatuh saat memimpin pada lap pertama.

Insiden itu terjadi ketika Bezzecchi memasuki Tikungan 13. Ia mengaku mengalami kendala ketika melaju dalam kecepatan tinggi sehingga pengereman tidak berjalan sesuai harapan. Kondisi tersebut membuatnya kehilangan kendali pada bagian depan motor.

“Aku punya beberapa ketidaknyamanan ketika melaju dengan cepat, jadi ketika aku mengerem, aku tidak menutup garis dengan sempurna, dan sayangnya, aku kehilangan kendali bagian depan,” ujar Bezzecchi seperti dikutip dari MotoGP, Rabu (16/9/2026).

Hasil tersebut menjadi pukulan tersendiri karena Bezzecchi tampil sebagai salah satu kandidat utama dalam persaingan gelar MotoGP 2026. Setelah tidak mendapat tambahan poin dari balapan utama Misano, ia masih berada di posisi ketiga dengan 241 poin, tertinggal 33 poin dari Marc Marquez dan Jorge Martin yang sama-sama mengoleksi 274 poin.

Meski jaraknya melebar, Bezzecchi menegaskan belum ingin menyerah. Ia memilih menggunakan jeda singkat setelah balapan untuk melakukan evaluasi dan mempersiapkan diri menghadapi seri berikutnya.

“Ini sulit. Tapi pada akhirnya, kami tidak bisa kembali dalam waktu cepat. Jadi kami akan bekerja keras,” kata Bezzecchi. “Untungnya, kami akan memiliki balapan di Austria segera. Jadi kami akan pulang, mencoba mereset, dan mencoba bekerja di gym, dan pergi ke Spielberg.”

GP Austria menjadi kesempatan berikutnya bagi Bezzecchi untuk memangkas ketertinggalan di papan atas. Seri ke-15 MotoGP 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung di Red Bull Ring, Spielberg, pada 18-20 September.

Persaingan gelar juga semakin menarik setelah Marc Marquez mengambil alih puncak klasemen di Misano. Pembalap Ducati Lenovo Team itu menyamai perolehan poin Jorge Martin setelah meraih kemenangan, sementara Bezzecchi harus menerima konsekuensi dari kesalahan di lap pembuka.

Sebelum balapan utama, Bezzecchi menunjukkan bahwa kecepatannya masih kompetitif. Pole position di Misano dan posisi kedua pada Sprint menjadi modal bahwa pembalap bernomor 72 tersebut masih mampu bersaing di barisan depan.

Kini, tantangannya adalah mengubah kecepatan itu menjadi hasil penuh pada balapan utama. Spielberg menjadi panggung berikutnya bagi Bezzecchi untuk kembali mengejar poin dalam perburuan gelar MotoGP 2026.

(A. Rayyan K/Sumber: MotoGP)