Naik Ring Lagi di Pontianak, Eks Juara Dunia Daud Yordan Bidik Laga Besar 2027 Vs Pacquiao

daud yordan back

Daud Yordan siap berlaga di Back to Champion 2026. (Foto: Tim Daud Yordan)

GEBRAK.ID, PONTIANAK – Petinju Indonesia asal Kalimantan Barat, Daud Yordan, bersiap kembali naik ring dalam ajang Back to Champion 2026 yang digelar di GOR Terpadu Pangsuma, Pontianak, 10 Oktober 2026. Pertarungan tersebut menjadi bagian dari persiapan Daud menuju target yang lebih besar pada 2027.

Promotor Daud Yordan Promotions (DYP) tengah membuka peluang untuk mempertemukannya dengan legenda tinju Filipina, Manny Pacquiao.

CEO DYP Alex Kristian menyatakan, Back to Champion 2026 tidak sekadar menjadi pertandingan tinju, tetapi juga dikemas sebagai sportainment sekaligus momentum bagi masyarakat Kalimantan Barat untuk memberikan dukungan langsung kepada Daud yang lahir dan besar di daerah tersebut.

“Back to Champion adalah tempat saya membuktikan diri terlebih dahulu, saya ingin masyarakat Kalimantan Barat ikut menyaksikan perjalanan ini dari awal, kalau saya ingin mengejar pertandingan yang lebih besar, saya harus membuktikannya dulu di atas ring,” kata Daud, Rabu (16/9/2026).

Daud bukan nama baru di panggung tinju dunia. Petinju berjuluk Cino tersebut tercatat dua kali merebut gelar juara dunia versi International Boxing Organization (IBO), yakni di kelas bulu dan kelas ringan.

Gelar IBO kelas bulu diraih Daud pada 5 Mei 2012 setelah menang KO atas Lorenzo Villanueva di Singapura. Ia kemudian mempertahankan gelar tersebut sebelum kehilangan sabuknya dari Simpiwe Vetyeka pada April 2013.

Setelah itu, Daud naik kelas dan kembali menjadi juara dunia IBO di kelas ringan dengan mengalahkan Daniel Eduardo Brizuela melalui keputusan angka pada Juli 2013. The Jakarta Post juga mencatat Daud sebagai mantan juara IBO kelas bulu dan kelas ringan.

Sebelum meraih gelar dunia IBO, Daud juga sudah mengoleksi gelar regional. Pada November 2011, ia merebut sabuk IBO Asia Pacific kelas bulu setelah menang TKO atas petinju Amerika Serikat, Frankie Archuleta.

Di kelas ringan, perjalanan Daud berlanjut dengan sejumlah gelar regional lainnya. The Jakarta Post pada 2017 mencatat Daud ketika itu berstatus pemegang gelar WBO Asia-Pacific dan WBO Africa kelas ringan. Ia kemudian merebut gelar WBA International kelas ringan pada 2016.

Pada April 2018, Daud kembali menambah koleksi gelarnya dengan merebut WBO Inter-Continental kelas ringan setelah mengalahkan Pavel Malikov melalui KO di Rusia. Jakarta Globe juga mencatat Daud sebagai pemegang gelar WBA Asian dan WBO pada periode tersebut.

Daud kemudian naik ke kelas ringan super. Pada Agustus 2019, ia merebut WBC International Challenge Belt setelah menang TKO atas Aekkawee Kaewmanee di Thailand. Beberapa bulan kemudian, pada November 2019, Daud mengalahkan Michael Mokoena dan merebut gelar dunia IBA kelas ringan super serta WBO Oriental kelas ringan super.

Pada November 2021, Daud kembali menjadi juara WBC Asian Boxing Council Silver kelas ringan super setelah menghentikan Rachata Khaophimai. Gelar tersebut kemudian dipertahankannya saat menghadapi Panya Uthok pada Juli 2022.

Gelar dunia IBA kelas ringan super juga kembali tercatat dalam perjalanan Daud. Pada September 2024, ia menang KO atas Hernan Leandro Carrizo di Pontianak. Kemenangan tersebut menjadi keberhasilan Daud mempertahankan status juara dunia IBA.

Dengan demikian, jika disebut sebagai mantan juara dunia, keterangan yang paling presisi adalah Daud Yordan pernah menjadi juara dunia IBO di kelas bulu dan kelas ringan, serta merebut gelar dunia IBA kelas ringan super pada 2019 dan kembali mempertahankannya pada 2024.

Di luar gelar dunia tersebut, Daud juga pernah memegang sejumlah sabuk regional dan interkontinental, termasuk IBO Asia Pacific, WBO Asia-Pacific, WBO Africa, WBA International, WBO Inter-Continental, WBC International Challenge, dan WBC Asian Boxing Council Silver.

Kini, Daud kembali mempersiapkan diri untuk tampil di Pontianak. DYP menyebut laga Back to Champion 2026 sebagai bagian dari program Road to 2027. Namun, rencana duel melawan Manny Pacquiao masih berada pada tahap peluang yang sedang diperjuangkan promotor, bukan pertarungan yang sudah resmi diumumkan.

Tiket Back to Champion 2026 tersedia secara daring melalui platform YesPlis dan secara luring di sejumlah kedai kopi resmi di Kalimantan Barat.

(A Rayyan K/Sumber: Antara/Jakarta Post)