Ranking BWF Jonatan Christie Terus Merosot Kini Terancam Kehilangan Poin Lagi
Peringkat Jonatan Christie dalam ranking dunia BWF terus merosot setelah sempat menduduki posisi tunggal putra nomor satu dunia pada Agustus 2026. (Foto: PBSI)
GEBRAK.ID — Peringkat Jonatan Christie dalam ranking dunia BWF terus merosot setelah sempat menduduki posisi tunggal putra nomor satu dunia pada Agustus 2026. Performa yang belum konsisten dan kegagalan mempertahankan gelar juara membuat koleksi poin pebulu tangkis Indonesia itu terus berkurang.
Berdasarkan pembaruan ranking pekan ini, Jonatan menempati posisi keenam dengan raihan 80.031 poin. Angka tersebut turun sekitar 7.600 poin dibandingkan saat ia berada di puncak pada Agustus 2026 lalu dengan koleksi 87.631 poin.
Jonatan mencapai peringkat pertama setelah pembaruan ranking BWF pada 25 Agustus 2026, seusai Kejuaraan Dunia. Namun, ia kesulitan menjaga posisinya karena beberapa kali tersingkir sebelum mencapai babak semifinal. Hasil yang kurang memuaskan membuatnya kehilangan kesempatan menambah poin dalam jumlah besar.
Salah satu hasil yang berpengaruh terjadi di Denmark Open 2026. Jonatan berstatus juara bertahan setelah memenangi turnamen tersebut pada 2025, tetapi kali ini langkahnya terhenti di babak kedua. Ia juga gagal mengumpulkan poin pengganti yang memadai setelah tersingkir pada babak pertama French Open.
Situasi tersebut membuat posisi Jonatan semakin rentan. Dalam sistem ranking BWF, poin dari hasil turnamen sebelumnya akan keluar dari perhitungan sesuai masa berlakunya. Pemain perlu meraih hasil yang sepadan atau lebih baik untuk menjaga perolehan poinnya.
Baca Juga
Terancam Kehilangan Poin Lagi di Hylo Open
Tantangan berikutnya datang dari Hylo Open 2026 yang berlangsung pada 27 Oktober hingga 1 November di Jerman. Jonatan merupakan juara bertahan turnamen tersebut. Jika gagal mengulang pencapaiannya, ia berpotensi kehilangan tambahan poin pada pembaruan ranking berikutnya.
Peluang Jonatan tampil di BWF World Tour Finals 2026 juga tidak mudah. Dalam daftar sementara Race to BWF World Tour Finals pekan ini, ia berada di posisi ke-12. Hanya delapan pemain dengan perolehan poin terbaik yang berhak tampil pada turnamen penutup musim tersebut.
Peluangnya semakin menantang karena Jonatan disebut tidak akan mengikuti Korea Open dan Kumamoto Masters pada November. Absennya dari dua turnamen itu membatasi kesempatan untuk menambah poin dalam persaingan menuju delapan besar.
Dengan sisa musim yang semakin pendek, Jonatan perlu memaksimalkan turnamen yang masih diikutinya. Jika gagal meraih hasil maksimal, posisinya di ranking BWF berpotensi kembali turun.
(A. Rayyan K/Sumber: BWF)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID