Liburan Usai, Anak Kembali Sekolah: Begini Cara Orang Tua Menyiapkan Mental Anak

Masa liburan panjang yang menyenangkan bagi anak kerapkali menyisakan tantangan tersendiri ketika waktu sekolah kembali tiba. (Foto: Ilustrasi/AI)

JAKARTA -- Masa liburan panjang yang menyenangkan bagi anak kerapkali menyisakan tantangan tersendiri ketika waktu sekolah kembali tiba. Peralihan dari suasana santai ke rutinitas belajar bisa memicu beragam reaksi emosional, mulai dari enggan bangun pagi hingga rasa cemas menghadapi aktivitas sekolah.

Psikolog klinis Devi Yanti, M.Psi., Psikolog, mengingatkan bahwa fase transisi ini membutuhkan peran aktif orang tua. Menurutnya, perubahan ritme harian yang mendadak sering membuat anak merasa tidak nyaman. 

“Anak bisa menunjukkan tanda-tanda malas, gelisah, atau bahkan menolak kembali ke sekolah. Ini hal yang wajar, tetapi tetap perlu disikapi dengan tepat,” ujar Devi dilansir dari Antara, Minggu (4/1/2026).

Langkah awal yang penting dilakukan orang tua adalah membangun komunikasi yang terbuka. Orang tua disarankan meluangkan waktu untuk mendengarkan cerita, kekhawatiran, maupun harapan anak menjelang masuk sekolah. Dari dialog tersebut, orang tua dapat membantu menanamkan kembali gambaran positif tentang sekolah, seperti bertemu teman sebaya atau mengikuti pelajaran yang disukai.

Selain kesiapan mental, penyesuaian rutinitas harian juga menjadi kunci. Beberapa hari sebelum sekolah dimulai, orang tua perlu perlahan mengembalikan pola tidur dan makan anak agar selaras dengan jadwal sekolah. Rutinitas yang lebih teratur akan memudahkan anak beradaptasi tanpa tekanan berlebihan.

Melibatkan anak dalam berbagai persiapan juga dinilai efektif untuk meningkatkan motivasi. Mulai dari menyiapkan perlengkapan sekolah, merapikan seragam, hingga menyusun jadwal kegiatan harian bersama, dapat membuat anak merasa dihargai dan lebih siap secara psikologis.

“Konsistensi rutinitas yang disertai dukungan emosional serta suasana rumah yang hangat akan membantu anak menjalani masa transisi dengan lebih nyaman,” kata Devi.

Terkait penggunaan gawai, orang tua diimbau untuk menerapkan aturan yang jelas dan disepakati bersama anak. Pembatasan waktu layar sebaiknya dibarengi dengan aktivitas alternatif yang menyenangkan, seperti membaca buku, berolahraga, memasak bersama, atau berbagi cerita tentang pengalaman di sekolah.

Dengan pendekatan yang tepat, masa kembali ke sekolah tidak harus menjadi momen yang menegangkan. Sebaliknya, dukungan orang tua dapat membantu anak menyambut hari-hari belajar dengan perasaan lebih siap, tenang, dan bersemangat.

(end)

Posting Komentar untuk "Liburan Usai, Anak Kembali Sekolah: Begini Cara Orang Tua Menyiapkan Mental Anak"