Perang yang Paling Singkat dalam Sejarah: Anglo-Zanzibar War

 
 Itsana Harem Sultan Zanzibar setelah pengeboman. (Sumber: Wikipedia)

GEBRAK.ID -- Saat mendengar kata perang, kita sering membayangkan pertempuran panjang berdarah yang berlangsung berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Namun, salah satu konflik militer dalam sejarah dunia justru berlangsung hanya sekitar 38 menit! 

Perang itu disebut Anglo-Zanzibar War. Pertempuran antara Kekaisaran Inggris dan Kesultanan Zanzibar di Afrika Timur. 

Perang ini terjadi pada 27 Agustus 1896 di Pulau Zanzibar (sekarang bagian dari Tanzania). Konflik ini dipicu oleh krisis politik setelah kematian Sultan Hamad bin Thuwaini, seorang pemimpin yang pro-Inggris, pada 25 Agustus 1896. 

Ketika Sultan Hamad wafat, keponakannya, Khalid bin Barghash, mengambil alih istana tanpa persetujuan Inggris. Karena Zanzibar saat itu berada di bawah pengaruh kolonial Inggris melalui perjanjian protektorat, pihak Inggris tidak menyetujui pengangkatan Khalid sebagai sultan baru. Mereka ingin agar kandidat yang lebih pro-Inggris — Hamoud bin Mohammed — yang menduduki tahta. 

Pihak Inggris kemudian memberikan ultimatum kepada Khalid agar mundur dan meninggalkan istana pada pagi hari tanggal 27 Agustus. Ketika batas waktu lewat tanpa Khalid menyerah, Angkatan Laut Kerajaan Inggris (Royal Navy) membuka tembakan ke istana dan posisi pertahanan Zanzibar pada pukul sekitar 09:00-09:02 pagi. 

Serangan ini sangat cepat dan menghancurkan. Dalam tempo kurang dari satu jam yaitu sekitar 38 menit kekuatan militer Zanzibar yang dipersenjatai secara relatif primitif berhasil dipatahkan oleh kapal perang Inggris yang modern, dan pasukan Zanzibar menyerah. 

Meskipun konflik ini begitu singkat, hasilnya sangat menentukan. Sultan Khalid terpaksa melarikan diri mencari perlindungan ke konsulat Jerman, sedangkan Inggris mengangkat penerus yang lebih bersahabat, Sultan Hamud bin Muhammad. Zanzibar, yang kemudian tetap berada di bawah pengaruh Inggris hingga kemudian merdeka pada abad ke-20. 

Jumlah korban juga mencengangkan: lebih dari 500 orang pasukan Zanzibar tewas atau terluka, sementara pihak Inggris hanya mencatat satu marinir terluka ringan dalam pertempuran tersebut. 

Meskipun durasinya hanya puluhan menit, dampak geopolitiknya signifikan: perang ini menandai konsolidasi kekuasaan Inggris di Zanzibar dan pengangkatan Sultan yang mendukung kebijakan kolonial mereka. 

(damar) 

Posting Komentar untuk "Perang yang Paling Singkat dalam Sejarah: Anglo-Zanzibar War"