Penghargaan tersebut diraih melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), dan diserahkan dalam malam penganugerahan yang digelar di Taman Budaya Embung Giwangan, Yogyakarta, Jumat (13/2/2026).
Ajang Bergengsi Praktisi Humas Nasional
PRIA merupakan penghargaan tahunan yang digagas oleh PR Indonesia Group dan dikenal sebagai barometer kinerja kehumasan di Tanah Air. Tahun ini, lebih dari 580 entri dari korporasi, kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah bersaing dalam sembilan kategori, mulai dari Insan PR, owned media, kanal digital, manajemen krisis, laporan tahunan, hingga program public affairs.
Di tengah persaingan ketat tersebut, Ditjen Pendidikan Vokasi PKPLK tampil sebagai salah satu peraih penghargaan terbanyak.
Borong Penghargaan di Berbagai Kategori
Ditjen Pendidikan Vokasi PKPLK meraih penghargaan pada Kategori Departemen PR – Subkategori Kementerian, menandai pengakuan atas tata kelola komunikasi yang dinilai efektif dan profesional.
Tak hanya itu, tiga program unggulan juga diganjar penghargaan di Kategori Program PR, yakni:
* Digital PR melalui program Apresiasi Karya Vokasi untuk Negeri (AKVUN)
* Government PR melalui program Festival Kolaboratif Harmoni Bintang
* Government PR melalui program Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025
Di sektor pelaporan, Ditjen Pendidikan Vokasi PKPLK meraih penghargaan Kategori Laporan Tahunan – Subkategori Annual Report dengan laporan bertajuk “Semua Bisa Berdaya”.
Sementara itu, Direktorat PKPLK juga membawa pulang dua penghargaan tambahan, masing-masing pada Kategori Insan PR atas nama Cecep Somantri serta Kategori Laporan Tahunan – Subkategori Annual Report dengan judul “Setapak Berdampak”.
Capaian ini dinilai sebagai bukti penguatan strategi komunikasi, pengelolaan informasi, hingga penyusunan laporan yang semakin transparan dan akuntabel.
Kepemimpinan Humas Inspiratif
Pada ajang yang sama, Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen, Anang Ristanto, turut meraih penghargaan khusus Kepemimpinan Kehumasan Inspiratif.
Penghargaan ini diberikan kepada pimpinan humas yang dinilai mampu membawa perubahan signifikan terhadap kualitas layanan komunikasi di institusinya.
“Terima kasih atas penghargaan ini. Saya menerimanya mewakili seluruh tim humas Kemendikdasmen. Semoga menjadi pemantik semangat untuk terus berkarya mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” ujar Anang.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi PKPLK, Tatang Muttaqin, menegaskan bahwa capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme tim komunikasi, khususnya dalam menyampaikan program dan kebijakan strategis kementerian kepada publik.
“Penghargaan ini mendorong kami untuk semakin optimal dalam menghadirkan komunikasi publik yang informatif, transparan, dan berdampak,” ujar Tatang.
Komunikasi Kian Strategis dalam Ekosistem Organisasi
CEO PR Indonesia Group, Asmono Wikan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kualitas kehumasan di Indonesia terus menunjukkan tren positif. “Melalui PRIA, kita ingin membuktikan bahwa komunikasi dan kehumasan semakin mengambil peran penting dalam ekosistem organisasi,” katanya.
Penjurian PRIA 2026 berlangsung pada 5–20 Januari 2026 dengan melibatkan praktisi komunikasi, akademisi, dan media. Selain malam penganugerahan, rangkaian kegiatan juga diisi konferensi dan lokakarya bertema “Merajut Narasi dan Menguatkan Reputasi untuk Negeri.”
Dengan torehan tujuh penghargaan di PRIA 2026, Kemendikdasmen mempertegas bahwa keberhasilan program pendidikan tak hanya diukur dari implementasi kebijakan, tetapi juga dari bagaimana pesan dan manfaatnya tersampaikan secara efektif kepada masyarakat.
(BKHM Setjen Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "Kemendikdasmen Sabet 7 Penghargaan PRIA 2026, Bukti Kinerja Humas Makin Solid dan Strategis"