Gaji Menteri Bakal Dipotong? Seskab Teddy: Masih Dibahas, Belum Ada Keputusan!

Sekretaris Kabinet (Seskab) RI Teddy Indra Wijaya. (Foto: Seskab RI)

Editor: Yogi A

GEBRAK.ID; JAKARTA – Isu pemotongan gaji menteri dan wakil menteri sebagai bagian dari efisiensi anggaran negara masih menjadi wacana yang terus bergulir. Sekretaris Kabinet (Seskab) RI Teddy Indra Wijaya memastikan bahwa rencana tersebut belum final dan akan dibahas lebih lanjut dalam rapat beberapa hari ke depan.

"Jadi, intinya konsep-konsep itu akan dirapatkan dalam beberapa hari ini. Nanti kita lihat. Belum ada keputusan apapun," ujar Teddy saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Menkeu Dukung, Perkirakan Potongan 25 Persen

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan tidak mempermasalahkan wacana pemotongan gaji menteri. Namun, ia masih menunggu arahan resmi dari Presiden RI Prabowo Subianto.

"Kalau (pemotongan gaji) DPR saya enggak tahu. Kalau menteri sih nggak apa-apa, nanti kita lihat kebijakan Presiden seperti apa," kata Purbaya di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Purbaya memperkirakan besaran pemotongan gaji menteri tersebut berkisar 25 persen. "Kayaknya 25 persen deh," ujar dia .

Efisiensi APBN di Tengah Ketidakpastian Global

Langkah efisiensi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menekan anggaran belanja negara di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Purbaya sebelumnya telah menyatakan akan menetapkan persentase pemotongan anggaran belanja kementerian dan lembaga secara langsung.

"Saya minta tadinya kementerian untuk memotong sendiri, tapi mereka kalau disuruh gitu nggak mau memotong, dia naikkan semua malah. Kalau bisa saya tentukan, saya potong berapa persen, nanti mereka yang sesuaikan," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Fokus pada Program yang Tidak Signifikan

Purbaya menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan akan menyisir komponen belanja yang dianggap bisa ditunda untuk sementara waktu. Fokus efisiensi menyasar pada program-program yang tidak memberikan dampak signifikan atau memiliki akselerasi yang lambat terhadap pertumbuhan ekonomi nasional .

"Setuju. Oh itu bagus. Kalau itu bagus," ucap Menkeu menanggapi pertanyaan mengenai rencana pemotongan gaji pejabat setingkat menteri.

Rencana Pemotongan Gaji DPR Juga Mengemuka


Wacana serupa juga sempat mencuat di kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Beberapa fraksi di DPR sebelumnya juga menyatakan dukungan terhadap pemotongan gaji anggota dewan sebagai bentuk solidaritas dalam menghadapi tekanan ekonomi global. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait hal tersebut.

Dengan berbagai dinamika yang masih berlangsung, publik kini menanti hasil rapat dalam beberapa hari ke depan. Apakah pemotongan gaji menteri benar-benar akan direalisasikan atau hanya sekadar wacana? Kita tunggu keputusan resmi dari pemerintah.

(Berbagai Sumber)

Posting Komentar untuk "Gaji Menteri Bakal Dipotong? Seskab Teddy: Masih Dibahas, Belum Ada Keputusan!"