GEBRAK.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menangkap kepala daerah. Kali ini, giliran Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat (10/4/2026). Total 16 orang diamankan dalam operasi tersebut.
Bupati Gatut kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan intensif. "Bupati tiba di Gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 06.50 WIB dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).
Sementara itu, pihak-pihak lain yang turut diamankan masih diperiksa di Mapolresta Tulungagung. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para tersangka sesuai KUHAP.
Profil Singkat Bupati Gatut Sunu Wibowo
Gatut Sunu Wibowo adalah Bupati Tulungagung yang menjabat sejak 26 Februari 2021 bersama wakilnya, Maryoto Birowo. Ia merupakan kader PDI Perjuangan dan terpilih kembali untuk periode kedua pada Pilkada Serentak November 2024 bersama wakilnya, Agus Purnomo. Kini, di awal periode keduanya, ia harus berhadapan dengan KPK.
📊 Deretan OTT KPK Selama 2026
Penangkapan Bupati Tulungagung ini menjadi OTT kesepuluh yang dilakukan KPK sepanjang 2026. Berikut daftar lengkapnya:
| OTT | Tanggal | Wilayah | Kepala Daerah/Pejabat |
|---|---|---|---|
| 1 | 9-10 Januari | Jakarta Utara | (Pejabat KPP Madya Jakarta Utara) |
| 2 | 19 Januari | Madiun | Wali Kota Madiun Maidi |
| 3 | 19 Januari | Pati | Bupati Pati Sudewo |
| 4 | 4 Februari | Banjarmasin | (Pejabat KPP Madya Banjarmasin) |
| 5 | 4 Februari | Jakarta | Mantan Dirjen Bea Cukai Rizal |
| 6 | 5 Februari | Depok | Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta |
| 7 | 3 Maret | Pekalongan | Bupati Pekalongan Fadia Arafiq |
| 8 | 10 Maret | Rejang Lebong | Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari |
| 9 | 13 Maret | Cilacap | Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman |
| 10 | 10 April | Tulungagung | Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo |
OTT di Lingkup Pemda Masih Mendominasi
Dari daftar di atas, terlihat bahwa OTT KPK sepanjang 2026 didominasi oleh penangkapan kepala daerah. Mulai dari wali kota, bupati, hingga pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan dan peradilan. Ini menunjukkan bahwa praktik korupsi di daerah masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi penegak hukum.
Ketua KPK Setyo Budiyanto sebelumnya menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak pandang bulu. "Siapa pun yang terbukti melakukan korupsi akan kami proses. Tidak ada pengecualian," ujarnya dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.
Publik pun menanti langkah selanjutnya dari KPK. Apakah Bupati Gatut akan ditetapkan sebagai tersangka? Kita tunggu perkembangan dalam 24 jam ke depan.
(Siaran Pers)

Posting Komentar untuk "KPK Bawa Bupati Tulungagung ke Jakarta untuk Pemeriksaan Intensif, OTT ke-10 Tahun 2026"