![]() |
| Ilustrasi paspor Indonesia. (Foto: imigrasi.go.id) |
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID; JAKARTA -- Layanan pembuatan paspor di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta Pusat, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Program jemput bola yang dihadirkan Direktorat Jenderal Imigrasi itu dinilai memudahkan warga yang selama ini kesulitan mengurus paspor pada hari kerja.
Sejak pagi, warga terlihat memadati area layanan paspor yang dibuka di sekitar Bundaran HI pada Minggu (24/5/2026). Banyak pemohon memanfaatkan akhir pekan untuk mengurus perpanjangan maupun pembuatan paspor baru tanpa harus mengajukan cuti kerja.
Salah satu warga Jakarta, Andika (26), mengaku sengaja memilih layanan paspor di CFD karena jadwal pelayanan kantor imigrasi pada hari kerja sulit ia sesuaikan dengan aktivitas pekerjaan.
“Lumayan membantu banget sih, karena hari kerja saya sibuk. Jadi nggak perlu izin kantor,” ujar Andika usai mengurus paspornya di kawasan Bundaran HI.
Ia menilai proses pelayanan berlangsung cepat dan praktis, terutama untuk perpanjangan paspor. Menurutnya, syarat yang dibutuhkan juga sederhana, cukup membawa paspor lama dan KTP elektronik.
Hal senada disampaikan Agnes, mahasiswa asal Sidoarjo yang kini tinggal di Jakarta. Ia mengetahui informasi layanan paspor CFD melalui media sosial X setelah kuota layanan hari biasa di aplikasi M-Paspor penuh.
“Aku baru tahu ternyata di CFD juga ada layanan paspor, jadi langsung daftar yang weekend,” kata Agnes
Menurutnya, sistem antrean digital melalui aplikasi M-Paspor membuat proses pelayanan menjadi lebih tertata dan efisien. Pemohon cukup datang sesuai jadwal dengan membawa dokumen persyaratan yang diperlukan.
Program layanan paspor di CFD sendiri menjadi bagian dari strategi Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Skema ini juga dinilai efektif menjangkau warga yang tidak memiliki waktu luang pada Senin hingga Jumat.
Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Direktorat Jenderal Imigrasi, Eko Budianto, sebelumnya menjelaskan bahwa layanan paspor akhir pekan merupakan solusi atas tingginya kebutuhan masyarakat terhadap dokumen perjalanan. Ia berharap program serupa dapat diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.
Tak hanya di Jakarta Pusat, layanan paspor di area CFD juga mulai diterapkan di sejumlah wilayah lain seperti Depok dan Jakarta Selatan. Antusiasme masyarakat dinilai cukup tinggi karena konsep pelayanan sambil berolahraga atau beraktivitas akhir pekan dianggap lebih fleksibel dan nyaman.
Berdasarkan informasi dari layanan imigrasi, pemohon paspor baru wajib membawa KTP elektronik, kartu keluarga, serta dokumen pendukung seperti akta kelahiran, ijazah, buku nikah, atau surat baptis. Sementara untuk penggantian paspor, pemohon cukup membawa paspor lama dan KTP elektronik.
Masyarakat berharap layanan paspor di CFD dapat terus digelar secara rutin karena dinilai mampu memangkas antrean dan memberikan kemudahan akses pelayanan publik di tengah kesibukan warga perkotaan.
(berbagai sumber )
