Fantastis! Gaji Lionel Messi di MLS Tembus Rp460 Miliar, Ronaldo Masih Ogah Susul ke Amerika?

Bintang klub Inter Miami CF asal Argentina, Lionel Messi. (Foto: MLS)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID; JAKARTA — Lionel Messi kembali membuktikan statusnya sebagai ikon terbesar di Major League Soccer (MLS). Kapten Timnas Argentina itu resmi menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di MLS setelah menerima gaji fantastis mencapai 25 juta dolar AS atau sekitar Rp460 miliar per tahun bersama Inter Miami CF.

Data tersebut dirilis oleh Asosiasi Pemain MLS pada Selasa (13/5/2026) dan langsung menjadi sorotan dunia sepak bola internasional.

Jika ditambah bonus dan berbagai kompensasi lainnya, total pendapatan Messi disebut mencapai 28,3 juta dolar AS per tahun atau setara lebih dari Rp520 miliar.

Angka itu membuat eks bintang FC Barcelona dan Paris Saint-Germain tersebut unggul sangat jauh dibanding pemain lain di MLS.

Messi Tinggalkan Rival-Rivalnya Jauh di Belakang

Pendapatan Messi bahkan lebih dari dua kali lipat pemain dengan gaji tertinggi kedua di MLS saat ini, yakni Son Heung-min. Bintang asal Korea Selatan yang kini memperkuat Los Angeles FC itu menerima gaji pokok sebesar 10,36 juta dolar AS setelah hengkang dari Tottenham Hotspur tahun lalu.

Sementara rekan Messi di Inter Miami, Rodrigo De Paul, berada di posisi ketiga dengan total kompensasi mencapai 9,7 juta dolar AS.

Nama lain yang masuk daftar elite pemain bergaji tinggi MLS adalah Hirving Lozano dengan pendapatan 9,3 juta dolar AS dan Miguel Almiron sebesar 7,9 juta dolar AS.

Kontrak Baru Messi Sampai 2028

Kenaikan pendapatan Messi terjadi setelah ia menandatangani kontrak baru bersama Inter Miami pada Oktober 2025. Kesepakatan itu membuat peraih delapan Ballon d’Or tersebut akan bertahan di klub milik David Beckham hingga musim 2028.

Menariknya, nilai fantastis tersebut belum termasuk pemasukan komersial dari sponsor global maupun hak bisnis lain yang melekat pada Messi.

Dalam kontraknya, Messi juga dikabarkan memiliki opsi kepemilikan saham Inter Miami, sesuatu yang jarang didapat pemain sepak bola pada umumnya.

Messi Masih Menggila di Usia 38 Tahun

Meski sudah menginjak usia 38 tahun, performa Messi di MLS masih sangat dominan. Sejak bergabung dengan Inter Miami pada 2023, ia telah mencetak 59 gol dalam 64 pertandingan liga bersama klub asal Florida tersebut.

Musim lalu, Messi bahkan sukses menjadi top skor MLS dengan torehan 29 gol dan meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP) selama dua musim beruntun.

Kehadirannya juga membuat popularitas MLS melonjak drastis, mulai dari penjualan tiket, hak siar televisi, hingga peningkatan sponsor liga. Tak heran jika Inter Miami kini menjadi klub dengan pengeluaran gaji terbesar di MLS.

Klub tersebut menghabiskan sekitar 54,6 juta dolar AS untuk membayar skuad mereka, jauh meninggalkan LAFC yang berada di posisi kedua dengan total 32,7 juta dolar AS.

Ronaldo Masih Belum Tertarik ke MLS?


Di tengah dominasi Messi di Amerika Serikat, publik sepak bola kembali membandingkan rival abadinya, Cristiano Ronaldo.

Hingga kini, Ronaldo masih memilih bertahan di Arab Saudi bersama Al Nassr FC, meski MLS beberapa kali dikaitkan dengan kemungkinan transfer sang megabintang Portugal.

Banyak pengamat menilai daya tarik finansial Liga Arab Saudi serta proyek sepak bola Timur Tengah masih menjadi alasan utama Ronaldo belum tertarik mengikuti jejak Messi ke Amerika.

Sementara itu, Messi diproyeksikan kembali menjadi andalan Argentina untuk mempertahankan gelar juara Piala Dunia dalam turnamen internasional sepak bola paling besar tahun 2026 ini.

(Sumber: MLS)

Jangan Terlewatkan: Lionel Messi Dinobatkan Sebagai Pesepak Bola Terbaik MLS 2024