Mack Hollins Juara BlitzChamps V: Dari Underdog Jadi Raja Catur NFL Setelah Kalahkan Justin Herbert di Final Dramatis

Mack Hollins juara BlitzChamps V. (Foto: Chess.com).

Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID  -- Di BlitzChamps V yang digelar pada 26 Mei 2026, dunia catur kembali bertemu dengan dunia NFL dalam sebuah turnamen cepat yang penuh kejutan, emosi, dan duel ketat antar pemain profesional American football yang sama-sama sedang jatuh cinta pada papan 64 kotak.

Sorotan utama turnamen ini jatuh kepada wide receiver Mack Hollins, pemain dari New England Patriots, yang akhirnya berhasil menjuarai BlitzChamps V setelah melalui perjalanan berat dan tidak langsung mulus. Hollins tidak hanya menang—ia tampil sempurna dengan memenangkan seluruh pertandingan, termasuk final yang menegangkan melawan quarterback Los Angeles Chargers, Justin Herbert.

Kemenangan ini terasa semakin spesial karena Hollins harus mencoba tiga kali mengikuti turnamen ini sebelum akhirnya benar-benar mengangkat trofi. Di akhir perjuangannya, ia juga membawa pulang hadiah $30.000 yang langsung ia dedikasikan untuk yayasan amal pilihannya, Free The Feet Foundation.

Turnamen dimulai dengan format bracket delapan pemain, di mana empat pemain berpengalaman dari edisi sebelumnya bertemu empat pendatang baru. Pada ronde awal, para pemain senior menunjukkan dominasi mereka. Justin Reid, safety dari New Orleans Saints sekaligus juara bertahan dua kali, dengan mudah mengalahkan lawannya. Hal yang sama juga dilakukan oleh Herbert, serta beberapa pemain lain yang berhasil melaju tanpa kesulitan berarti.

Namun suasana mulai berubah di ronde kedua. Di sinilah Hollins mulai menunjukkan bahwa ia bukan sekadar peserta pelengkap. Ia membuat kejutan besar dengan mengalahkan Justin Reid 2-0, bahkan berhasil menghukum pembukaan yang tidak biasa dari sang juara bertahan. Kemenangan ini menjadi titik balik penting dalam turnamen.

Di bracket lain, Herbert juga terus melaju, sementara Hollins dan Herbert akhirnya bertemu dalam duel yang semakin panas. Pertandingan mereka berlanjut hingga armageddon, dan Hollins berhasil menemukan kombinasi taktis berupa fork yang menentukan kemenangan, sekaligus mengantarkannya ke Grand Final untuk pertama kalinya.

Sementara itu di bracket bawah, Kyler Murray berhasil membalas kekalahannya di tahun sebelumnya dengan menyingkirkan Justin Reid, yang harus menerima kenyataan bahwa ia gagal mempertahankan dominasinya. Reid sendiri menanggapinya dengan santai, bahkan bercanda bahwa ia mungkin akan “pergi main golf” setelah tersingkir.

Pertandingan semakin intens ketika Murray bertemu kembali dengan Herbert di lower bracket final. Herbert sempat unggul material lebih dulu, tetapi Murray kehilangan kesempatan untuk membalik keadaan. Herbert kemudian memastikan kemenangan dan kembali ke Grand Final untuk menghadapi Hollins.

Di Grand Final, pertandingan berlangsung sangat dramatis. Pada game pertama, Herbert sebenarnya sudah berada dalam posisi menang, tetapi satu kesalahan kecil mengubah segalanya. Hollins memanfaatkan situasi tersebut, mengambil pion penting, dan mengubahnya menjadi promosi yang menentukan kemenangan.

Memasuki game kedua, Hollins hanya membutuhkan hasil remis untuk menjadi juara. Namun Herbert tidak menyerah begitu saja. Ia memaksa permainan menjadi kacau dan berhasil melakukan comeback dramatis yang membawa pertandingan ke armageddon—penentuan terakhir yang paling tegang.

Di partai armageddon, Hollins menunjukkan performa terbaiknya sepanjang turnamen. Ia bermain lebih rapi, lebih cepat berkembang, dan secara perlahan menekan posisi raja Herbert hingga akhirnya pertahanan putih runtuh sepenuhnya. Kemenangan ini memastikan Hollins sebagai juara BlitzChamps V.

Turnamen pun resmi menjadi miliknya—hasil dari konsistensi, peningkatan permainan, dan kemampuan untuk tetap tenang dalam situasi paling krusial.

Setelah pertandingan, Hollins dan Herbert bergabung dalam sesi wawancara bersama komentator. Hollins mengungkapkan bahwa dalam setahun terakhir ia banyak berlatih dengan permainan offline yang lebih lambat agar bisa berpikir lebih dalam dan tidak terburu-buru. Herbert juga mengakui bahwa dirinya menikmati turnamen ini dan merasa permainannya berkembang pesat sejak debutnya tahun lalu, bahkan sempat belajar dari WFM Anna Cramling.

BlitzChamps V sendiri merupakan edisi kelima dari crossover unik antara NFL dan catur, di mana para pemain NFL bertanding dalam format double-elimination di Chess.com untuk memperebutkan total hadiah $100.000 yang semuanya didonasikan untuk amal pilihan masing-masing pemain.

Dan tahun ini, kisahnya jelas: dari semua bintang NFL yang duduk di depan papan catur, Mack Hollins-lah yang berhasil menguasai 64 kotak dan keluar sebagai juara sejati.

(Sumber: Chess.com, 28 Mei 2026)