Mendikdasmen Abdul Mu’ti Menginap di Hotel Praktik Siswa SMKN 1 Jombang, Momen yang Membekas bagi Para Murid

Mendikdasmen Abdul Mu'ti (tengah) didampingi Kadindik Jatim Aries Agung Paewai berfoto bersama guru dan murid di sela kunjungan sekaligus menginap di edOTEL SMKN 1 Jombang, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (Foto: Humas Dindik Jatim)
Editor: Devona R

GEBRAK.ID; JOMBANG -- Suasana berbeda terasa di edOTEL SMKN 1 Jombang, Jawa Timur, Jumat (15/5/2026). Para siswa jurusan perhotelan tampak sibuk menyambut tamu penting yang datang bukan sekadar untuk berkunjung, tetapi juga menginap dan merasakan langsung hasil kerja mereka.

Tamu tersebut adalah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti. Di sela kunjungan kerjanya di Jawa Timur (Jatim), Abdul Mu’ti memilih bermalam di edOTEL, hotel pendidikan milik SMKN 1 Jombang yang seluruh operasional pelayanannya dijalankan para siswa sebagai bagian dari praktik belajar.

Keputusan sederhana itu ternyata meninggalkan kesan mendalam bagi guru maupun murid di sekolah tersebut.

“Kami tentu sangat bangga. Ini bentuk apresiasi langsung kepada guru dan murid SMKN 1 Jombang. Terima kasih Pak Menteri,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, Sabtu (16/5/2026).

Bagi para siswa, kehadiran menteri di hotel praktik mereka bukan hanya kunjungan seremonial. Ada rasa gugup, bangga, sekaligus haru karena kemampuan yang selama ini mereka pelajari akhirnya diuji langsung oleh pejabat negara.

Adapun edOTEL merupakan laboratorium praktik perhotelan SMKN 1 Jombang yang baru selesai direhabilitasi dan didesain ulang beberapa waktu lalu. Hotel pendidikan ini sebelumnya telah diresmikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Maret 2026.

Hotel tersebut dilengkapi berbagai fasilitas layaknya hotel profesional, mulai dari restoran, 17 kamar penginapan dengan tiga tipe berbeda, ruang pertemuan kapasitas kecil hingga besar, mushala, galeri, area lobi, hingga fasilitas penunjang lainnya.

Menariknya, sejumlah ruang pertemuan di hotel pendidikan itu menggunakan nama tokoh-tokoh besar asal Jombang, seperti Gus Dur, KH Wahab Chasbullah, dan KH Wahid Hasyim.

Penamaan itu bukan tanpa alasan. Selain menjadi penghormatan kepada tokoh nasional asal Jombang, sekolah juga ingin menanamkan semangat keteladanan dan nilai perjuangan kepada para siswa.

Abdul Mu’ti pun tak segan memberikan apresiasi setelah merasakan langsung suasana hotel yang dikelola siswa tersebut. Dalam pesan dan kesannya, ia memuji kualitas kamar maupun pelayanan yang diberikan.

“Alhamdulillah, saya sempat menginap di Hotel edOTEL SMKN 1 Jombang. Kamar dan pelayanannya bagus,” ujar Abdul Mu’ti sembari tersenyum.

Bagi siswa jurusan perhotelan, kalimat singkat itu menjadi penyemangat besar. Sebab, pelayanan yang mereka lakukan bukan simulasi biasa, tetapi benar-benar melayani tamu penting dengan standar industri nyata.

Aries Agung Paewai mengatakan pengalaman itu menjadi motivasi luar biasa bagi siswa untuk semakin percaya diri menghadapi dunia kerja. “Anak-anak bisa mengimplementasikan langsung ilmu dan praktik yang mereka pelajari. Ini pengalaman berharga bagi mereka,” katanya.

Tidak hanya menginap, Abdul Mu’ti juga melakukan penanaman pohon di lingkungan sekolah sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan budaya sekolah hijau.

Momentum itu dinilai memperkuat semangat sekolah dalam membangun lingkungan belajar yang sehat, nyaman, sekaligus berkelanjutan.

Sementara itu, Gubernur Khofifah sebelumnya menilai fasilitas edOTEL SMKN 1 Jombang menjadi salah satu sarana praktik perhotelan terbaik di Jawa Timur. Ia bahkan mendorong sekolah tersebut segera berproses menuju status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Menurut Khofifah, konsep hotel pendidikan seperti edOTEL menjadi bukti bahwa sekolah vokasi mampu menghadirkan pembelajaran yang benar-benar dekat dengan dunia industri. “SMKN 1 Jombang ini sudah waktunya menuju BLUD. Sekolah seperti ini perlu mendapatkan penguatan karena menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan kompetensi siswa,” ujarnya.

Khofifah juga mengapresiasi konsep ruang pertemuan yang memakai nama tokoh-tokoh besar bangsa asal Jombang. Menurutnya, langkah itu bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menumbuhkan semangat heroisme dan kecintaan terhadap sejarah bangsa.

Di balik bangunan hotel yang nyaman dan modern itu, ada cerita tentang mimpi anak-anak SMK yang perlahan mulai menemukan rasa percaya diri. Bahwa keterampilan yang mereka pelajari di sekolah ternyata mampu mendapat pengakuan langsung dari pemerintah pusat.

Dan malam itu, ketika seorang menteri memilih tidur di hotel praktik milik siswa SMK, ada kebanggaan sederhana yang tumbuh di hati para murid: hasil kerja mereka dihargai, dipercaya, dan dianggap layak.

(Berbagai Sumber/Dindik Jatim)