Veda Ega Finis 8 Besar di Moto3 Italia 2026, tapi Posisi Puncak Rookie of The Year Direbut Brian Uriarte

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan daya saingnya di ajang Moto3 2026. (Foto: Honda Team Asia)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID; MUGELLO – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan daya saingnya di ajang Moto3 2026. Meski hanya finis di posisi kedelapan pada Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5/2026), rider Honda Team Asia itu tetap berhasil mengamankan poin penting dalam persaingan musim perdananya di kejuaraan dunia.

Namun, hasil balapan kali ini membawa konsekuensi besar. Veda harus rela kehilangan posisi teratas klasemen Rookie of The Year setelah disalip pembalap Spanyol, Brian Uriarte, yang tampil gemilang dengan meraih kemenangan pertamanya musim ini.

Memulai balapan dari posisi ke-13, Veda sempat kesulitan menembus kelompok depan. Persaingan ketat khas Moto3 membuat pembalap asal Gunungkidul tersebut harus terlibat dalam duel saling salip sepanjang lomba.

Meski demikian, Veda mampu menunjukkan mental kuat dan konsistensi hingga akhirnya menyentuh garis finis di peringkat kedelapan. Ia hanya terpaut 1,081 detik dari sang pemenang balapan.

Balapan itu dimenangi Brian Uriarte dari tim Red Bull KTM Ajo dengan catatan waktu 33 menit 7,801 detik. Rekan setimnya, Alvaro Carpe, finis kedua, sementara pembalap Malaysia Hakim Danish dari tim Aeon Credit-MT Helmets-MSi melengkapi podium di posisi ketiga.

Kemenangan di Mugello menjadi momentum penting bagi Uriarte. Tambahan 25 poin membuat juara Red Bull Rookies Cup 2025 tersebut mengumpulkan total 67 poin dan naik ke puncak klasemen Rookie of The Year Moto3 2026.

Sementara itu, Veda yang hanya memperoleh delapan poin dari hasil finis kedelapan kini mengoleksi 66 poin. Selisih satu angka membuat pembalap Indonesia itu turun ke posisi kedua dalam persaingan rookie terbaik musim ini.

Meski kehilangan puncak klasemen, peluang Veda untuk merebut kembali posisi teratas masih sangat terbuka. Moto3 2026 masih menyisakan 15 seri balapan sehingga persaingan dipastikan berlangsung sengit hingga akhir musim.

Ancaman juga datang dari Hakim Danish. Pembalap Malaysia tersebut tampil impresif di Mugello dengan finis podium dan meraih tambahan 16 poin. Kini Danish mengoleksi total 43 poin dan berada di posisi ketiga klasemen rookie.

Di luar tiga besar, Casey O'Gorman dan Rico Salmela gagal menambah poin setelah tidak mampu menyelesaikan balapan. Sementara pembalap Spanyol Jesus Rios berhasil mencuri perhatian dengan finis di zona poin dan naik ke posisi keenam klasemen rookie.

Bagi Veda, hasil di Mugello menjadi pengingat bahwa persaingan di Moto3 jauh lebih ketat dibanding ajang junior yang pernah diikutinya. Namun, konsistensi yang ditunjukkan sepanjang tujuh seri awal musim menjadi modal berharga untuk kembali merebut posisi teratas.

Penampilan pembalap berusia 17 tahun itu juga menjadi kabar menggembirakan bagi dunia balap Indonesia. Di tengah dominasi pembalap Eropa, Veda mampu bersaing secara kompetitif dan menjadi salah satu rookie terbaik di kejuaraan dunia.

Seri berikutnya akan menjadi kesempatan bagi Veda untuk melakukan pembalasan sekaligus mengembalikan statusnya sebagai rookie nomor satu Moto3 2026. Dengan selisih hanya satu poin dari Uriarte, pertarungan menuju gelar Rookie of The Year dipastikan masih sangat terbuka.

Klasemen Sementara Rookie of The Year Moto3 2026

1. Brian Uriarte (Spanyol) – 67 poin
2. Veda Ega Pratama (Indonesia) – 66 poin
3. Hakim Danish (Malaysia) – 43 poin
4. Casey O'Gorman (Irlandia) – 22 poin
5. Rico Salmela (Finlandia) – 21 poin
6. Jesus Rios (Spanyol) – 14 poin
7. Leo Rammerstorfer (Austria) – 2 poin
8. Zen Mitani (Jepang) – 0 poin

(Sumber: MotoGP)