Editor: A. Rayyan K
Francesco Bagnaia resmi mengumumkan akan mengakhiri kebersamaannya dengan Ducati Corse setelah MotoGP 2026 berakhir. (Foto: MotoGP)
GEBRAK.ID, JAKARTA – Kabar yang selama beberapa waktu menjadi bahan spekulasi akhirnya terkonfirmasi. Francesco Bagnaia resmi mengumumkan akan mengakhiri kebersamaannya dengan Ducati Corse setelah MotoGP 2026 berakhir.
Keputusan tersebut menandai berakhirnya perjalanan panjang salah satu kolaborasi paling sukses dalam sejarah modern MotoGP. Selama delapan musim membela pabrikan asal Italia itu, Bagnaia menjelma menjadi ikon Ducati sekaligus mempersembahkan sejumlah pencapaian prestisius, termasuk dua gelar juara dunia MotoGP.
Melalui unggahan emosional di akun Instagram pribadinya pada Rabu (24/6/2026) waktu setempat, pembalap yang akrab disapa Pecco itu mengungkapkan alasan di balik keputusannya meninggalkan tim yang telah membesarkan namanya.
"Musim lalu sulit bagi kita untuk saling memahami; kita sering berselisih lebih dari yang kita inginkan, dan sesuatu mulai berubah," tulis Bagnaia.
Meski demikian, pembalap asal Italia tersebut menegaskan bahwa hubungan emosionalnya dengan Ducati tidak akan pernah hilang.
"Saya merasa perlu memulai kembali dengan tantangan baru, tetapi saya tidak akan pernah melupakan apa yang pernah kita lalui. Kamu adalah bagian dari diriku, dan akan selalu begitu," lanjutnya.
Pernyataan itu langsung mendapat perhatian besar dari penggemar MotoGP. Banyak yang menilai keputusan tersebut sebagai akhir dari sebuah era yang telah menghasilkan berbagai momen bersejarah bagi Ducati.
Bagnaia menjadi salah satu sosok penting dalam kebangkitan Ducati di MotoGP. Setelah melalui proses panjang sebagai pembalap binaan akademi VR46, ia berhasil membawa Ducati meraih gelar juara dunia pada musim 2022 dan 2023. Kesuksesan itu sekaligus mengakhiri penantian panjang Ducati untuk kembali mendominasi ajang balap motor paling bergengsi di dunia.
Di sisi lain, Ducati menyampaikan penghormatan tinggi atas kontribusi yang diberikan Bagnaia selama berseragam merah. CEO Ducati Claudio Domenicali mengaku memahami keputusan sang pembalap dan berharap perpisahan ini dapat ditutup dengan hasil manis.
"Kami yakin dia akan terus memberikan yang terbaik hingga hari terakhirnya mengenakan seragam merah. Dia menunjukkan bahwa dia menjalani musim ini dengan tekad dan semangat yang sama yang membuatnya menjadi juara yang dicintai oleh kami dan penggemar Ducati di seluruh dunia," kata Domenicali.
Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai tim baru yang akan menjadi pelabuhan Bagnaia setelah musim 2026 berakhir. Namun, sejumlah spekulasi mulai bermunculan terkait masa depan pembalap berusia 29 tahun tersebut.
Sementara itu, Ducati telah menyiapkan regenerasi tim dengan merekrut Pedro Acosta untuk MotoGP 2027. Pembalap muda asal Spanyol itu nantinya akan berduet dengan Marc Marquez, membuka babak baru bagi tim pabrikan Borgo Panigale.
Kini, sebelum benar-benar berpisah, Bagnaia masih memiliki satu misi penting: menutup kebersamaannya dengan Ducati melalui performa terbaik di sisa balapan MotoGP 2026. Jika berhasil, perpisahan itu akan menjadi penutup yang layak bagi salah satu kisah sukses terbesar dalam sejarah Ducati.
(Sumber: MotoGP)