GEBRAK.ID, JAKARTA – Kabar duka menyelimuti penyerang Timnas Belanda, Cody Gakpo, di tengah perjuangannya bersama De Oranje pada Piala Dunia 2026. Putra yang tengah dikandung sang istri, Noa van der Bij, meninggal dunia sebelum sempat dilahirkan.
Peristiwa tersebut menjadi pukulan berat bagi keluarga kecil Gakpo yang saat ini tengah berada dalam sorotan publik karena kiprahnya di turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Kabar memilukan itu pertama kali disampaikan Noa van der Bij melalui akun media sosial pribadinya pada Minggu (28/6/2026). Dalam unggahannya, ia membagikan foto yang memperlihatkan dirinya dan Gakpo saling menggenggam tangan. Di samping mereka tampak selimut bayi dan topi rajut yang telah dipersiapkan untuk sang buah hati.
"Dengan hati yang hancur, kami menyampaikan kabar menyedihkan bahwa bayi laki-laki kami meninggal dunia saat dalam kandungan," tulis Noa.
Tak lama kemudian, Cody Gakpo juga menyampaikan pernyataan singkat mengenai situasi yang sedang dihadapi keluarganya. Penyerang Liverpool itu mengaku tengah menjalani salah satu masa paling berat dalam hidupnya.
"Ini adalah waktu yang sangat sulit bagi keluarga kami. Kami mohon agar privasi dan ruang pribadi kami dijaga. Terima kasih atas pengertian Anda," ujar Gakpo.
Meski diterpa cobaan besar, pemain berusia 27 tahun itu memilih tetap bersama skuad Timnas Belanda yang sedang berlaga di Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut diambil setelah berdiskusi dengan sang pasangan.
Sejauh ini, Gakpo menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan Belanda di fase grup. Ia selalu dipercaya tampil sebagai starter dalam tiga pertandingan dan sukses menyumbangkan dua gol, termasuk saat membawa Belanda mengalahkan Swedia. Kontribusinya turut membantu De Oranje melangkah ke babak gugur.
Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) juga memberikan perhatian penuh terhadap situasi yang dialami Gakpo dan keluarganya. Organisasi tersebut memastikan akan terus memberikan dukungan selama pemainnya menjalani masa sulit.
"Kami turut berduka cita kepada Cody dan keluarganya, Noa serta putra mereka Samuel. Ini adalah situasi pribadi yang sangat menyedihkan. Kami telah mengetahui kondisi ini sebelumnya dan KNVB berusaha memberikan dukungan semaksimal mungkin kepada keluarga. Setelah berkonsultasi dengan pasangannya, Cody memutuskan tetap bersama tim," demikian pernyataan resmi KNVB.
Keputusan Gakpo untuk tetap memperkuat Belanda mendapat simpati luas dari pencinta sepak bola. Banyak rekan sesama pemain, klub, hingga suporter menyampaikan belasungkawa dan doa melalui media sosial.
Di tengah tekanan kompetisi Piala Dunia, duka yang dialami Gakpo menjadi pengingat bahwa para atlet juga menghadapi ujian dalam kehidupan pribadi. Meski harus tetap menjalankan tugas profesional di lapangan, dukungan moral dari keluarga, rekan setim, dan masyarakat menjadi hal yang sangat berarti bagi sang pemain.
(Foto: Instagram)
