Era Baru Moto3 Dimulai! Yamaha Resmi Jadi Pemasok Motor Tunggal Mulai 2028

Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama (9) menempati posisi kelima balapan Moto3 GP Ceko 2026 di Sirkuit Masaryk, Brno, Republik Ceko, Minggu (21/6/2026). (Foto: honda.racing/moto-3)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA – Kejuaraan Dunia FIM Moto3 akan memasuki babak baru mulai musim 2028. MotoGP resmi menunjuk Yamaha sebagai pemasok motor tunggal (single supplier) untuk kelas pembinaan tersebut selama enam musim, yakni dari 2028 hingga 2033.

Keputusan ini menjadi salah satu perubahan terbesar dalam sejarah Moto3 sekaligus menandai transformasi sistem pembinaan pembalap menuju Moto2 hingga MotoGP.

Pengumuman kerja sama itu disampaikan dalam konferensi pers pada rangkaian Grand Prix Belanda di Sirkuit Assen, Kamis (25/6/2026) waktu setempat. MotoGP dan Yamaha sepakat menghadirkan motor generasi baru yang dirancang khusus untuk meningkatkan kualitas pembinaan talenta muda di level Grand Prix.

Chief Sporting Officer MotoGP Carlos Ezpeleta mengatakan perubahan tersebut bukan sekadar pergantian pemasok motor, tetapi merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat jalur pengembangan pembalap sejak usia dini.

"Kami sangat bangga untuk memperkenalkan masa depan Moto3, bukan hanya untuk Kejuaraan Dunia tetapi juga untuk pentingnya program-program akar rumput secara global," kata Carlos.

Menurutnya, Moto3 merupakan pintu masuk utama bagi pembalap muda sebelum meniti karier menuju Moto2 dan akhirnya MotoGP. Karena itu, kualitas motor dan sistem kompetisi harus terus disesuaikan dengan perkembangan olahraga balap modern.

"Moto3 memiliki peran kunci dalam masa depan kita. Dalam hal olahraga, ini seringkali merupakan langkah profesional pertama dalam balap bagi para pembalap yang kemudian menjadi superstar global," ujar Carlos.

Motor baru Moto3 akan dikembangkan Yamaha dengan basis platform CP2, yaitu mesin dua silinder segaris berkapasitas 688 cc berpendingin cairan yang menggunakan konfigurasi crankshaft 270 derajat. Platform tersebut selama ini telah digunakan pada sejumlah motor produksi Yamaha, namun akan direkayasa ulang agar memenuhi karakteristik balap Grand Prix.

MotoGP dan Yamaha menargetkan motor anyar tersebut memiliki rasio tenaga terhadap bobot yang lebih optimal dibandingkan motor Moto3 saat ini. Selain itu, dimensi motor juga akan disesuaikan agar lebih ergonomis bagi generasi pembalap muda yang akan tampil di kelas tersebut.

Langkah ini dinilai penting karena Moto3 selama bertahun-tahun dikenal sebagai kategori pembinaan yang menitikberatkan kemampuan teknik, pengembangan bakat, serta persaingan yang sangat ketat sebelum pembalap naik ke jenjang yang lebih tinggi.

Managing Director Yamaha Motor Racing Paolo Pavesio mengatakan proyek tersebut bukan sekadar menghadirkan motor balap baru, tetapi membangun fondasi jangka panjang bagi masa depan kejuaraan.

"Moto3 selalu mewakili titik awal impian Grand Prix. Di sinilah para calon juara mempelajari keahlian mereka, di sinilah talenta pertama kali terlihat, dan di sinilah masa depan olahraga kita dimulai," ujar Pavesio.

Pavesio menegaskan Yamaha ingin menghadirkan platform yang mampu mendukung perkembangan pembalap, tim, hingga penyelenggara kejuaraan dalam jangka panjang. "Sejak awal, tujuan kami bukan hanya untuk membangun motor. Tujuan kami adalah untuk menciptakan platform yang mampu mendukung pembalap, tim, dan kejuaraan selama bertahun-tahun yang akan datang."

Sebelum resmi digunakan pada musim 2028, Yamaha akan lebih dulu memperkenalkan motor tersebut secara bertahap sepanjang 2027. Sementara itu, pengujian prototipe dijadwalkan dimulai pada tahun ini guna memastikan performa dan aspek keselamatan sesuai standar MotoGP.

Tak hanya untuk Kejuaraan Dunia Moto3, program ini juga akan diperluas ke level pembinaan. Mulai 2029, FIM Moto3 Junior World Championship direncanakan menggunakan versi motor dengan spesifikasi yang lebih rendah. 

MotoGP juga tengah menjajaki penerapan platform serupa di berbagai kejuaraan regional sebagai bagian dari sistem pembinaan pembalap yang lebih terintegrasi di seluruh dunia.

Dengan hadirnya Yamaha sebagai pemasok motor tunggal, Moto3 diharapkan memiliki standar teknis yang lebih seragam sehingga persaingan semakin ditentukan oleh kemampuan pembalap dan strategi tim, sekaligus memperkuat jalur lahirnya bintang-bintang baru MotoGP pada masa mendatang.

(Sumber: MotoGP)