GEBRAK.ID; JAKARTA--Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan penutupan total Jalan Raya Lenteng Agung arah selatan menuju Depok. Penutupan berlaku mulai hari ini, Senin (1/6/2026) pukul 14.00 WIB hingga Selasa (2/6/2026) pukul 05.00 WIB.
Kebijakan ini diambil untuk mendukung percepatan pekerjaan perbaikan saluran bawah tanah (gorong-gorong) yang rusak dan menyebabkan jalan ambles beberapa waktu lalu oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.
Progres Perbaikan Capai 75 Persen
Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo, mengungkapkan bahwa proses perbaikan saluran di kawasan Jagakarsa tersebut telah mencapai 75 persen.
"Proses perbaikan sudah 75 persen. Agar lebih aman dan pekerjaan bisa maksimal, kita tutup dari jam 14.00 WIB sampai 05.00 WIB pagi. Jadi, besok hari sudah bisa dilalui," ujar Santo saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026).
Setelah pemasangan saluran selesai, petugas akan melanjutkan dengan pengecoran dan pemadatan area yang diperbaiki agar konstruksi jalan kembali kuat dan aman. Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengalokasikan anggaran sekitar Rp380 juta untuk proyek perbaikan ini.
Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif
Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyatakan bahwa penutupan dilakukan karena proses perbaikan membutuhkan area kerja yang luas. Pihaknya telah menyiagakan petugas di titik strategis seperti kawasan Tapal Kuda dan Putaran Universitas Pancasila untuk mengurai kepadatan.
Berikut adalah rute alternatif yang bisa digunakan pengendara yang hendak menuju Depok selama penutupan :
1. Rute Alternatif 1 (via Moch. Kahfi):
· Dari arah Pasar Minggu menuju Jalan Raya Lenteng Agung.
· Putar balik (arah Utara) di perlintasan sebidang KA JPL 23 atau Putaran Universitas Pancasila.
· Lanjutkan menuju Jalan Moch. Kahfi II dan Jalan Tanah Baru.
2. Rute Alternatif 2 (via TB Simatupang):
· Putar balik di flyover Tapal Kuda depan IISIP Jakarta.
· Melintasi Jalan Raya Lenteng Agung menuju Jalan TB Simatupang.
· Lanjutkan melalui Jalan Kebagusan Raya atau Jalan Raya Cilandak KKO menuju Jalan Moh. Kahfi I.
3. Rute Lingkar Luar (Via Tol):
· Alternatif terbaik untuk menghindari kemacetan adalah menggunakan Jalan Tol Jagorawi atau Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) .
4. Rute Khusus Kendaraan Besar (Truk):
· Kendaraan bertonase besar dari arah Tanjung Barat menuju Depok diwajibkan menggunakan Jalan Tol Jagorawi atau Desari.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Pemprov DKI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini. Masyarakat diimbau untuk menghindari ruas jalan yang ditutup, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta menyesuaikan waktu perjalanan.
"Kami menjamin pukul 05.00 WIB pagi besok, Insya Allah semua sudah bisa dilintasi kembali," pungkas Budi Awaluddin di lokasi.
(berbagai sumber)
