![]() |
| KPK akan kembali gelar lelang barang sitaan hasil korupsi pada 18 Juni 2026. (Foto: kpk.go.id) |
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID; JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar lelang barang rampasan negara dari para terpidana kasus korupsi. Pelaksanaan lelang eksekusi ini dijadwalkan berlangsung secara serentak pada Kamis, 18 Juni 2026, menawarkan total 108 lot aset dengan nilai mencapai Rp311 miliar.
Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikno, menjelaskan bahwa barang yang dilelang ini merupakan hasil rampasan dari 26 perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht).
"Saat ini kami menawarkan 108 lot yang terdiri dari 32 lot barang bergerak dan 76 lot barang tidak bergerak," ujar Mungki di Gedung Rupbasan KPK, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (5/6).
Mulai dari Mesin Kopi hingga iPhone
Masyarakat yang ingin berburu barang elektronik murah atau koleksi unik dapat memanfaatkan momen ini. Dalam daftar barang bergerak yang total nilainya mencapai lebih dari Rp2,6 miliar itu, terdapat beberapa komoditas menarik yang mencuri perhatian.
KPK melepas tiga unit telepon genggam merek Apple dengan harga limit (harga awal) yang sangat terjangkau, yakni hanya sekitar Rp200 ribuan. Selain itu, ada satu unit mesin kopi bermerek, robot pintar (automatic intelligent disinfection), serta satu set perangkat pengenalan wajah (face recognition access control terminal).
Peminat barang mewah juga bisa melirik tiga pasang sepatu dan satu ikat pinggang bermerek yang turut menjadi bagian dari lelang ini.
Menariknya, KPK juga ikut melelang empat pin penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berwarna keemasan. Barang yang disita dari eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ini terdiri dari satu pin emas 18 karat, satu pin emas 14 karat, satu pin emas 13 karat, serta satu pin bukan emas .
Perhatian untuk Pembeli iPhone
KPK mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kondisi barang yang akan dibeli. Untuk barang elektronik seperti ponsel, meskipun sebagian besar data telah dibersihkan, terdapat pengecualian.
"Kami sudah bersihkan datanya, jadi tidak ada data yang tertinggal. Namun, kecuali untuk iPhone yang iCloud-nya terkunci, kami juga tidak bisa membuka atau membersihkannya," jelas Mungki Hadipratikno.
Oleh karena itu, calon pembeli disarankan untuk mengecek langsung kondisi barang saat proses Aanwijzing atau pemberian penjelasan lelang.
Lelang Properti Miliaran
Selain barang-barang "cantik" dengan harga murah, porsi terbesar dari lelang kali ini didominasi oleh aset properti. KPK menawarkan 76 lot properti yang terdiri dari 30 tanah dan bangunan, 39 bidang tanah, serta tujuh unit apartemen dengan total nilai mencapai Rp308,4 miliar .
"Lokasinya tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dan nilai limitnya bervariasi, mulai dari ratusan juta hingga lebih dari Rp10 miliar," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
Cara Mengikuti Lelang Online
Bagi masyarakat yang tertarik, proses lelang ini dilakukan secara daring (online) melalui situs resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), yaitu lelang.go.id .
Sebelum lelang, KPK menggelar masa prapenawaran atau Aanwijzing di mana calon pembeli dapat melihat secara langsung barang yang diminati.
· Waktu Aanwijzing: Kamis, 11 Juni 2026, pukul 10.00 - 15.00 WIB.
· Lokasi Aanwijzing: Gedung Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan) KPK, Cawang, Jakarta Timur.
KPK mengundang masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses lelang yang terbuka ini. "Sistem open bidding ini memberikan kesempatan luas kepada masyarakat sekaligus memperkuat prinsip akuntabilitas," pungkas Budi Prasetyo .
(berbagai sumber)
