Mulai 1 Juli 2026, Transjakarta Hentikan Rute 1N dan 10D, Ini Jalur Penggantinya untuk Penumpang


Transjakarta menghentikan operasional dua rute layanan, yakni 1N Tanah Abang–Blok M dan 10D Tanjung Priok–Kampung Rambutan, mulai 1 Juli 2026. ( Foto: Gebrak. id)


Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, JAKARTA – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) resmi menghentikan operasional dua rute layanan, yakni 1N Tanah Abang–Blok M dan 10D Tanjung Priok–Kampung Rambutan, mulai 1 Juli 2026. Kedua rute tersebut masih melayani pelanggan hingga 30 Juni 2026 sebelum resmi berhenti beroperasi.

Kebijakan ini merupakan bagian dari penataan jaringan layanan Transjakarta untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengoptimalkan penggunaan armada pada rute-rute dengan tingkat permintaan yang lebih tinggi. Menurut Transjakarta, penghentian dilakukan karena kedua rute memiliki tumpang tindih layanan dengan sejumlah rute lain yang melintasi koridor jalan yang sama.

Melalui pengumuman resminya, Transjakarta menyampaikan apresiasi kepada pelanggan yang selama ini menggunakan kedua layanan tersebut untuk mobilitas sehari-hari.

"Terima kasih sudah menemani perjalanan bersama 10D dan 1N," tulis Transjakarta dalam pengumuman yang dipublikasikan melalui kanal resminya.

Penumpang 1N Dialihkan ke Rute Lain

Rute 1N selama ini melayani perjalanan dari Tanah Abang menuju Blok M dan menjadi salah satu layanan pengumpan (feeder) yang terhubung dengan sejumlah titik transit penting di Jakarta.

Bagi pelanggan yang biasa menggunakan rute 1N menuju Blok M, Transjakarta menyarankan menggunakan rute 9D dari Tanah Abang, kemudian transit di Bus Stop Plaza Sentral dan melanjutkan perjalanan menggunakan rute 1P menuju Blok M. Sebaliknya, untuk perjalanan dari Blok M menuju Tanah Abang, pelanggan dapat menggunakan rute 1P dan transit di Bus Stop Benhil 3 sebelum melanjutkan perjalanan dengan rute 9D.

Alternatif Perjalanan bagi Pengguna Rute 10D

Sementara itu, rute 10D yang menghubungkan Tanjung Priok dan Kampung Rambutan juga akan dihentikan sebagai bagian dari optimalisasi jaringan layanan. Rute ini selama ini menjadi salah satu layanan lintas koridor yang menghubungkan wilayah Jakarta Utara dengan Jakarta Timur.

Untuk penumpang yang terdampak penghentian rute 10D, Transjakarta telah menyiapkan sejumlah alternatif perjalanan. Salah satunya dengan menggunakan rute 7F dari Kampung Rambutan menuju Juanda melalui Cempaka Putih, kemudian transit di Halte Utan Kayu Rawamangun dan melanjutkan perjalanan menggunakan Koridor 10 menuju Tanjung Priok.

Bagian dari Strategi Optimalisasi Layanan

Penghentian dua rute tersebut merupakan bagian dari strategi Transjakarta dalam menata kembali jaringan transportasi yang terus berkembang mengikuti perubahan pola perjalanan masyarakat. Dengan mengurangi duplikasi layanan pada koridor yang sama, perusahaan berharap dapat meningkatkan efektivitas armada sekaligus memperkuat layanan pada rute yang memiliki permintaan lebih besar.

Transjakarta memastikan pelanggan tetap memiliki berbagai pilihan perjalanan melalui jaringan koridor utama, layanan pengumpan, maupun rute lintas koridor yang telah tersedia. Optimalisasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan keandalan layanan serta efisiensi operasional secara keseluruhan.

( berbagai sumber)