Pemprov DKI Siapkan LPDP Jakarta Senilai Rp100 Miliar, Puluhan Mahasiswa Berpeluang Kuliah Gratis di Luar Negeri

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, saat jumpa pers di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/6/2026). (Foto: Antara)
Editor: Devona R

GEBRAK.ID, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk meluncurkan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) khusus bagi warga Jakarta. Program ini diharapkan menjadi salah satu terobosan dalam memperluas akses pendidikan tinggi ke berbagai universitas terbaik di luar negeri.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, alokasi anggaran tersebut telah disepakati dan akan dimasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Jadi program LPDP itu nilainya yang sudah disepakati di dalam dan akan disampaikan juga dalam APBD, yaitu Rp100 miliar," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Menurut Pramono, dana sebesar Rp100 miliar tersebut diperkirakan mampu membiayai pendidikan sekitar 50 hingga 75 mahasiswa Jakarta untuk menempuh studi di berbagai perguruan tinggi luar negeri.

Pramono menilai program tersebut menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) ibu kota. Dengan semakin banyak putra-putri Jakarta yang memperoleh kesempatan belajar di kampus-kampus kelas dunia, diharapkan mereka dapat kembali dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Pramono menjelaskan bahwa dana program ini nantinya akan dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun, dalam proses pelaksanaannya, Pemprov akan bekerja sama dengan LPDP di tingkat pusat yang selama ini telah memiliki pengalaman dalam pengelolaan program beasiswa.

"Karena untuk mengurus LPDP itu ternyata takes time, butuh waktu yang lama, maka kami bekerja sama dengan LPDP Pusat," kata Pramono.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat implementasi program sehingga beasiswa LPDP Jakarta sudah dapat mulai direalisasikan pada tahun depan.

Tidak hanya menyediakan anggaran, Pemprov DKI Jakarta juga akan berperan dalam menentukan mekanisme seleksi calon penerima beasiswa. Pemerintah daerah akan menetapkan kriteria mahasiswa yang berhak memperoleh bantuan pendidikan tersebut, termasuk menentukan pilihan universitas maupun program studi yang dapat diambil.

"Untuk menentukan siswa, universitas, jurusan, dan sebagainya, nanti Pemerintah DKI Jakarta yang akan menentukan," jelas Pramono.

Menurut Pramono, langkah tersebut dilakukan agar program beasiswa benar-benar selaras dengan kebutuhan pembangunan Jakarta di masa depan. Bidang studi yang diprioritaskan nantinya diharapkan mampu mendukung pengembangan berbagai sektor strategis, mulai dari teknologi, kesehatan, pendidikan, hingga tata kelola pemerintahan.

Program LPDP Jakarta juga diharapkan menjadi pelengkap skema beasiswa nasional yang selama ini dijalankan pemerintah pusat melalui LPDP di bawah Kementerian Keuangan. Dengan adanya skema khusus dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, semakin banyak mahasiswa berprestasi yang berkesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Pramono optimistis program tersebut akan memberikan manfaat besar bagi generasi muda Jakarta. "Kalau ini bisa terealisasi, menurut saya ini sangat baik memberikan kesempatan bagi anak-anak atau mahasiswa Jakarta untuk bisa sekolah di luar negeri menggunakan LPDP Jakarta," ujarnya.

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, program LPDP Jakarta akan menjadi salah satu program pendidikan unggulan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan daya saing generasi muda di tingkat global sekaligus mencetak sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendukung pembangunan ibu kota di masa mendatang.

(Sumber: Pemprov DKI Jakarta)

JANGAN TERLEWATKAN

- LPDP Versi Jakarta Disiapkan, Puluhan Mahasiswa Berpeluang Kuliah ke Luar Negeri Mulai Tahun Depan 

- LPDP Jakarta Segera Diluncurkan 2027, Siapkan Kuota Khusus Anak Betawi Berprestasi

- 6 Beasiswa LPDP 2026 Masih Dibuka, Kesempatan Kuliah di Jepang, Prancis, hingga Inggris