![]() |
| LRT dari Velodrome, Kelapa Gading sampai dengan Manggarai diresmikan Agustus 2026. (Foto: Wikipedia) |
GEBRAK.ID; JAKARTA--Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memasang target ambisius untuk merealisasikan pengoperasian penuh LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai pada bulan Agustus mendatang. Jika terwujud, warga Jakarta dari kawasan Kelapa Gading hingga Manggarai akan menikmati moda transportasi massal modern dengan waktu tempuh kurang dari 30 menit.
Hal tersebut disampaikan Pramono di area Car Free Day (CFD) Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (7/6/2026). Ia berharap proyek yang menelan investasi hingga Rp11,5 triliun ini dapat segera meluncur tepat waktu.
"Bulan Agustus mudah-mudahan (LRT) dari Velodrome, Kelapa Gading sampai dengan Manggarai juga bisa diresmikan," ujar Pramono kepada awak media .
Rute dan Waktu Tempuh yang Signifikan
Proyek yang merupakan lanjutan dari LRT Jakarta Fase 1A (Pegangsaan Dua-Velodrome) ini memiliki total panjang lintasan mencapai 12,2 kilometer dengan jumlah stasiun sebanyak 11 titik . Dengan tersambungnya jalur ini, warga Kelapa Gading yang biasanya macet berjam-jam di jalan raya bisa tiba di Manggarai hanya dalam waktu 27 hingga 30 menit.
"Perkiraan kami (waktu tempuh Kelapa Gading–Manggarai pakai LRT) sekitar 27 sampai dengan 30 menit. Dari Velodrome ke Manggarai sepanjang 6,4 km," jelas Direktur Proyek LRT Jakarta, Ramdani Akbar, dalam keterangan pers beberapa waktu lalu .
Pekerjaan Hampir Final dan Uji Coba
Memasuki pertengahan 2026, progres pembangunan fisik LRT Jakarta Fase 1B dilaporkan telah melampaui angka 91 persen . Bahkan, PT Waskita Karya selaku kontraktor telah berhasil menyelesaikan tantangan teknis tersulit, yaitu penyambungan lintasan layang di atas Tol Ir. Wiyoto Wiyono sepanjang 120 meter .
Saat ini, fokus pekerjaan beralih pada penyelesaian arsitektur stasiun serta pemasangan sistem Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing (MEP) di lima stasiun baru, yakni Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai .
Pramono menegaskan bahwa meskipun target peresmian di Agustus, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama (top priority). Saat ini proses uji coba (testing) rangkaian kereta dan sistem perjalanan sudah berlangsung untuk memastikan keamanan operasional.
"Keamanan untuk LRT, MRT itu top priority. Walaupun dikebut, sebenarnya bukan dikebut, karena memang harus selesai pada bulan Agustus nanti sudah beroperasi penuh," tegas Pramono .
Integrasi Moda Transportasi
Salah satu nilai tambah dari proyek ini adalah konektivitasnya. Beroperasinya LRT menuju Manggarai akan menciptakan simpul transportasi super sibuk di kawasan tersebut. Penumpang nantinya bisa berpindah dari LRT ke KRL Commuter Line maupun Kereta Bandara di Stasiun Manggarai.
Selain itu, Pemprov DKI juga merencanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) jembatan "Donat" di Dukuh Atas dalam waktu dekat. Jembatan ini akan berfungsi menghubungkan seluruh moda transportasi umum yang ada di pusat kota Jakarta, seperti MRT, Transjakarta, dan KRL.
Dengan target peresmian Agustus 2026, LRT Jakarta diharapkan dapat meningkatkan rasio konektivitas publik yang saat ini sudah mencapai 93 persen sekaligus mengurangi kemacetan di Jakarta Timur dan Pusat .
(berbagai sumber)
